Bekas Pabrik Seng di Padang Sudah Jadi M Blok, Terima Pelaku UMKM yang Ingin “Naik Kelas”

Langgam.id - Bekas pabrik seng legendaris, Polyguna Nusantara di Jalan Prof. Hamka Kilometer 9,5 Kota Padang telah disulap menjadi M Blok.

Peresmian penanda dimulaainya pembangunan berupa renovasi bekas pabrik seng di Jl. Prof. Hamka, Kota Padang, menjadi ruang kreatif bernama Fabriek Bloc, Rabu (12/1/2022). (Foto: Yose Hendra/Langgam.id)

Langgam.id – Bekas pabrik seng legendaris, Polyguna Nusantara di Jalan Prof. Hamka Kilometer 9,5 Kota Padang telah disulap menjadi M Blok. Kini, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ingin “naik kelas” bisa datang ke lokasi itu.

Kabid Ekraf Dinas Pariwisata Kota Padang, Andi Amir mengatakan, bekas pabrik seng itu sudah disulap menjadi ruang kreatif publik (creative hub).

Jadi, kata Andi, pelaku UMKM Kota Padang sudah bisa meningkatkan kualitas produk dengan bergabung bersama M Blok dan bisa “naik kelas”.

“M Blok juga telah mulai mengembangkan program kreatif kolaborasi seniman dan UMKM di Kota tercinta ini,” ujar Andi, Selasa (7/6/2022).

Dijelaskan Andi, M Blok memberikan ruang kepada industri kreatif di arenanya. “Tempat itu (M Blok) merupakan ruang publik dengan konsep kolaborasi produk kreatif dan brand lokal yang bergerak di bidang musik, fesyen, dan kuliner,” ucapnya.

M Blok, lanjut Andi, juga ajang bertemu produk lokal dengan pangsa pasarnya.

Andi mengeklaim, kehadiran M Blok Market juga jadi etalase produk lokal yang keren. “Ini patut menjadi referensi dalam mengembangkan UMKM di Kota Padang,” jelasnya.

Sementara itu, Store Manager M Blok Market, Ahmad Sulzer Ansya mengatakan, untuk bisa bergabung bersama M Blok, ada tiga syarat yang harus dipenuhi pelaku UMKM, yakni usahanya memiliki izin seperti PIRT, Izin BPPOM dan Halal.

Baca juga: Pabrik Seng Seluas 1,1 Ha di Padang Bakal Disulap Jadi Ruang Kreatif

Setelah itu, kemasan produk juga harus didesain dengan menarik, punya cerita khas, full color, dan yang tak kalah penting rasanya enak.

Tag:

Baca Juga

Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi