Kasus Sabu IRT yang Diamankan Kodim 0311, Polres Pesisir Selatan: Belum Cukup Bukti

Kasus Sabu IRT yang Diamankan Kodim 0311, Polres Pesisir Selatan: Belum Cukup Bukti

Barang bukti yang diamankan Kodim 0311 Pesisir Selatan. [Foto: Dok. Kodim 0311 Pesisir Selatan]

Berita Pesisir Selatan – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Kasus Sabu IRT yang Diamankan Kodim 0311, Polres Pesisir Selatan: Belum Cukup Bukti.

Langgam.id – Jajaran Polres Pesisir Selatan belum meningkatkan status hukum kasus ibu rumah tangga (IRT) yang digerebek jajaran Kodim 0311 Pesisir Selatan karena memiliki sabu pada tingkat penyidikan. Pasalnya, bukti-bukti yang diserahkan masih lemah dan belum cukup.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba Polres Pesisir Selatan, AKP Hidup Mulia saat ditemui di ruangannya akhir pekan kemarin. Sementara IRT tersebut, diizinkan pulang ke rumah.

Polres Pesisir Selatan sebelumnya menerapkan wajib lapor setelah diserahkan oleh jajaran Kodim 0311 Pesisir Selatan. Namun, saat ini, IRT yang diamankan sudah menjalani rehab di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat.

“Sekarang kita serahkan ke BNN,” kata Hidup Mulia. Warga Kenagarian Aur Duri Surantih Kecamatan Sutera itu, juga tidak diharuskan menjalani wajib lapor lagi.

Hidup Mulia mengatakan, pihaknya kesulitan mendapatkan saksi umum pada kasus IRT yang diamankan Kodim 0311 Pesisir Selatan pada Rabu (11/5/2022) itu. Penggerebekan hanya dilakukan oleh aparat dari Kodim 0311 Pesisir Selatan.

Saat ditanya, apakah pihak yang mengamankan tidak dapat jadi saksi, dia menyebut, kesaksian aparat lemah tanpa didukung saksi dari masyarakat umum. Bahkan, kesaksian polisi yang menangkap sekalipun, lemah tanpa dukungan pihak lain.

Inilah salah satu alasan, kenapa polisi selalu melibatkan masyarakat, baik tokoh, pemerintah nagari atau lainnya, di setiap penggerebekan. “Makanya, kalaupun sudah ada surat perintah, kita tetap melibatkan masyarakat,” katanya.

Meski begitu, Kasat Reserse Narkoba Polres Pesisir Selatan mengaku, proses hukum belum dihentikan. Pihaknya masih terus melanjutkan penyelidikan

“Batas waktu tidak ada. Tapi kita terus melanjutkan penyelidikan,” jawabnya saat ditanya tenggat waktu proses penyelidikan.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang IRT digerebek jajaran Kodim 0311 Pesisir Selatan karena diduga memiliki sabu. Penggerebekan IRT berinisial M (40) itu dipimpin Pj Dan Unit Intel Pelda Jhonni Maritim beserta empat orang anggota Rabu (11/5/2022), sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca juga: Terlibat Transaksi Sabu, IRT di Pessel Diamankan Kodim 0311 Pesisir Selatan

Pengakuan jajaran Kodim 0311 Pesisir Selatan, tim menemukan sabu dengan berat 0,59 gram. Kemudian, diamankan juga alat isap, timbangan, gunting, dan sendok sabu. Setelah diamankan, M kemudian diserahkan pada Polres Pesisir Selatan.

Dapatkan update berita Pesisir Selatan – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Pemerintah Batalkan Trase Tol Sicincin Bukittinggi yang Lewati Kubang Putiah
Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).
Usai Insiden Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Kembali Normal
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Bekas ledakan bom rakitan di meja belajar miliki salah seorang siswa MAN 3 Padang.
Polda Ungkap Bahan Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang, Dari Kelereng hingga Mesiu
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Bom Rakitan MAN 3 Padang, Polda: Siswa Belajar Otodidak di Internet 
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Polda Pastikan Tidak Ada Korban dari Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang