Harga Pertamax di Sumbar Naik Jadi Rp 12.750 per Liter

Langgam-id-  PT Pertamina resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax mulai Jumat 1 April 2022 pukul 00.00 WIB. Harga Pertamax di Sumatra Barat atau Sumbar naik menjadi di Rp 12.750.

Dikutip dari situs resmi Pertamina, harga Pertamax di Sumbar semulanya Rp 9.200. Terjadi kenaikkan Rp 3.550.

Kenaikkan harga Pertamax sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020. Harga Pertamax berbeda di beberapa daerah.

Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero) Irto Ginting mengatakan, daya beli masyarakat selalu menjadi pertimbangan Pertamina. Kenaikkan ini baru dilakukan dalam waktu 3 tahun terakhir.

“Harga Pertamax tetap lebih kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis dari operator SPBU lainnya,” ujarnya dalam siaran pers Kamis (21/3/2022).

Penyesuain harga hanya berlaku untuk Pertamax. BBM Subsidi yang dikonsumsi 83 persen masyarakat Indonesia tidak naik.

Harga Pertalite di Sumbar masih Rp 7.650 ler liter. Sedangkan harga Solar subsidi Rp 5.150.

“Ini bentuk kontribusi Pemerintah dan Pertamina dengan menyediakan harga terjangkau,” ujarnya.

Baca Juga

Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Gubernur Ramaikan CFD
Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Gubernur Ramaikan CFD
Pakar Transportasi: Antrean BBM di Sumbar Dipicu Hambatan Distribusi Akibat Gangguan Infrastruktur
Pakar Transportasi: Antrean BBM di Sumbar Dipicu Hambatan Distribusi Akibat Gangguan Infrastruktur
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Walhi Sumbar memberikan rapor merah kepada mantan Kapolda Sumbar sebelumnya, Irjen Pol. Gatot lantaran tidak tegas memberantas tambang ilegal
Walhi Beri Eks Kapolda Gatot Rapor Merah: Tambang Ilegal di Sumbar Kian Subur
Pengisian BBM di Tanah Datar
Distribusi BBM di Sumbar Tersendat, Dinas ESDM Sebut Macet Sitinjau Lauik dan Lembah Anai Jadi Biang Kerok