Kunjungi Bungus, Ditpolairud Imbau Nelayan Lengkapi Alat Keselamatan Kapal

Nelayan Bungus

Personel Ditpolair bersama nelayan di Bungus. [Foto: Ditpolair Polda Sumbar/tribratanews.sumbar.polri.go.id]

Langgam.id – Personel Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumbar mengunjungi komunitas nelayan di Batung, Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Selasa (17/9/2019).

Dalam kunjungan tersebut, polisi menyosialisasikan tentang keselamatan dan perlunya menjaga lingkungan. “(Hal tersebut) dalam rangka menjalin kerjasama dan juga menambah pengetahuan para nelayan di wilayah perairan Kota Padang,” tulis tribratanews di situs resmi Polri, Kamis (19/9/2019).

Personel Ditpolairud Polda Sumbar yang beranggotakan Bripka Opik Mulyadi, Bripka Dodi Kurnia dan Brigadir Joni Candra dari Bimmas mengunjungi kelompok nelayan Cahaya Laut. Para personel tersebut mengimbau pentingnya kapal nelayan dilengkapi alat keselamatan seperti life jacket, racun api dan alat keselamatan lainnya.

Selain itu, Binmas Ditpolair Polda Sumbar juga menyampaikan tentang larangan pemakaian potasium dan bom ikan yang akan merusak ekosistim laut. Tim binmas juga menghimbau agar tidak membuang sampah di laut. (SS)

Baca Juga

Kisah Chatib Sulaiman yang Belum Jadi Pahlawan Nasional
Kisah Chatib Sulaiman yang Belum Jadi Pahlawan Nasional
PLMTH di Jorong Muaro Busuak, Kabupaten Solok, Sumbar sebagai sumber energi listrik swadaya warga
Menjajaki Transisi Energi Swadaya Warga di Kaki Bukit Barisan
Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.
984 Huntara untuk Sumbar, Prabowo Perintahkan Rampung Sebelum Ramadan
Semen Padang akan menjamu Bhayangkara FC Lampung pada pekan kesembilan Liga Super League 2025/2026, Senin sore (20/10/2025) di Stadion Haji
Lawan Persis Solo, Semen Padang FC Bidik Kemenangan Sebelum Jeda Paruh Musim
Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Bencana Picu Inflasi Sumbar Melambung Tinggi
Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.
Pemerintah Bangun 750 Huntara untuk Korban Banjir Sumbar