Raih 2 Penghargaan Nasional, Sungai Batang Agam Diharapkan Jadi Desa Wisata Kelas Dunia

Langgam.id-Sungai Batang

Bupati Agam Andri Warman menghadiri malam syukuran atas keberhasilan Nagari Sungai Batang raih dua penghargaan nasional. [foto: amcnews.co.id]

Langgam.id – Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, berhasil meraih dua penghargaan nasional pada 2021 ini.

Yaitu, juara II untuk Museum Buya Hamka sebagai situs sejarah terpopuler dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API).

Kemudian, juara V kategori daya tarik wisata pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

Bupati Agam Andri Warman bersyukur dengan penghargaan yang diterima Nagari Sungai Batang tersebut.

Ia mengharapkan, prestasi ini mampu membawa peran positif dalam mendorong promosi pariwisata di Agam

“Kita terus berupaya mengikuti iven-iven untuk mempromosikan potensi wisata di Agam pada masyarakat. Baik lokal, nusantara dan mancanegara,” ujar Andri seperti dilansir amcnews.co.id, Rabu (29/12/2021).

Ia mengungkapkan, bahwa di Agam terdapat 21 desa wisata. Salah satunya Nagari Sungai Batang yang dinobatkan juara V desa wisata se-Indonesia.

“Desa wisata Sungai Batang memiliki daya tarik wisata bernuansa budaya dan religi, yang merupakan kampung halaman tokoh ulama besar di antaranya Buya Hamka dan banyak lainnya,” tuturnya saat syukuran setelah meraih dua penghargaan tersebut di Medan Nan Bapaneh Nagari Sungai Batang, Selasa (28/12) malam.

Menurut Andri, potensi yang dimiliki Nagari Sungai Batang ini bisa dimanfaatkan bagi para pengelola untuk membuat paket wisata. Sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

Ia mengharapkan penghargaan ini bukan saja menjadi ajang euforia, tapi awal untuk lebih berbenah dan serius dalam mengelola desa wisata Sungai Batang.

“Sehingga dapat dijadikan desa wisata berkelas dunia dan berdaya saing tinggi,” harapnya.

Selain itu terang Andri, dua penghargaan ini diharapkan bisa mendorong semangat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di desa wisata, untuk kembali bangkit pasca pandemi covid-19.

Wali Nagari Sungai Batang, Ahsin mengatakan, prestasi tingkat nasional yang diraih Nagari Sungai Batang merupakan berkat peran berbagai pihak.

Baca juga: Profil 4 Desa Wisata di Sumbar yang Raih Penghargaan ADWI 2021

Untuk itu, ia menyampakan terima kasih dan mengapresiasi semua pihak atas keberhasilan yang diperoleh Nagari Sungai Batang.

Kemudian, digelarnya syukuran ini tambahnya, sebagai wujud antusias masyarakat Sungai Batang dalam menyambut penghargaan yang diraih di tingkat nasional tersebut.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak