Banjir di Pasbar: Ratusan Rumah Terendam, 4 Rusak Berat 

Langgam.id-banjir

Banjir di Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat. [foto: Ian/Langgam.id]

Langgam.id – Empat unit rumah rusak dan ratusan lainnya terendam banjir di tiga kejorongan di Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).

Banjir yang terjadi sejak tadi malam dan hingga siang ini dengan ketinggian air masih berkisar satu hingga dua meter di sejumlah lokasi.

Tim gabungan BPBD Pasaman Barat bersama masyarakat masih melakukan evakuasi, Sabtu (18/12/21).

Banjir di daerah itu terjadi akibat dua aliran sungai, yakni Batang Batahan dan Batang Taming.

Hujan deras sejak tadi malam, diduga menjadi salah satu pemicu volume aliran sungai tersebut melimpah dan berdampak terhadap permukiman dan sejumlah jalan di daerah itu.

Wakil Bupati Pasbar Risnawanto mengatakan, ratusan kepala keluarga di daerah itu terdampak banjir.

Bahkan empat unit rumah masyarakat rusak besar dan terbawa arus sungai. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu.

Namun masyarakat saling tolong menolong untuk mengevakuasi diri dan harta benda di daerah itu.

“Pemerintah sedang berusaha memberikan bantuan agar masyarakat bisa segera ditangani,” ujarnya.

Risnawanto menjelaskan, sesaat setelah kejadian, BPBD, SAR dan tim kecamatan nagari dan PMI sudah berada di lokasi.

Tiga kejorongan itu menjadi daerah rawan banjir akibat luapan aliran sungai dan tingginya intensitas.

Berdasarakan laporan tim di lapangan, Sabtu siang (18/12/2021), masyarakat sudah dievakuasi dan dibawa ke tempat aman.

“Kita akan berikan bantuan, pertama kebutuhan dasar dan awal masyarakat saat bencana ini, terutama makan dan kesehatan,” sebutnya.

Sementara itu terangnya, Dinas Sosial bersama tim berusaha mendirikan dapur umum dan bantuan sejumlah kebutuhan dasar.

Baca juga: Banjir Bandang di Agam: 2 Rumah Dihantam, Warga Terisolasi

Ia menjelaskan, bahwa Dinsos bersama BPBD dan instansi terkait, terus berupaya melakukan pemetaan terhadap potensi bencana dan penanganan saat ini.

Hal ini agar dampak bencana bisa diminmalisir dan upaya percepatan pemulihan.

“Masyarakat harus waspada dan memperhatikan kondisi alam,” sebutnya. (ian)

Baca Juga

Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perkim LH Padang Panjang, Jeff Raymoon mengatakan bahwa saat ini kabut asap di Padang Panjang
Kabut Asap Kian Berbahaya, Disdik Sumbar Belum Terapkan PJJ
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Universitas Fort De Kock Bukittinggi
Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock, Kuasa Hukum Lapor Itwasum Polri
Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Penjelasan Pemkab Mentawai Soal Status Natan Baril Pendukung Israel di Kepemilikan Macaronis Resort
Penjelasan Pemkab Mentawai Soal Status Natan Baril Pendukung Israel di Kepemilikan Macaronis Resort