Tagline “Padang Kota Tercinta” di Gunung Padang Kembali Dibangun

Langgam.id-Tagline

Kondisi tagline "Padang Kota Tercinta" usai terbakar pada 2019 lalu. [foto: Rahmadi/langgam.id]

Langgam.id – Tagline “Padang Kota Tercinta” yang berada di puncak Gunung Padang, Sumatra Barat (Sumbar), akan kembali dibangun. Sebelumnya, tagline ini terbakar pada 30 November 2019.

“Tagline ini sedang di proses tender, tender ini sendiri adalah Bank Nagari. Dan mengenai pembangunan ini sedang diproses oleh tender tersebut. Sampai saat ini, itu informasi yang saya peroleh dari Bank Nagari,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Alfian kepada langgam.id, Selasa (14/9/2021).

Alfian menyebut, keterlambatan pembangunan tagline ini karena terkendala dalam proses menunggu tender.

“Jadi kalau sudah ada pemenangnya, akan secepatnya dikerjakan. Nanti saya akan komunikasi lagi sama Bank Nagari mengenai proses pengejaan tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan tagline ini ditargetkan selesai pada akhir 2021 ini. Sehingga membuat daya tarik untuk wisatawan yang berkunjung ke Kota Padang.

“Jadi setelah selesai pembangunan ini, jumlah kunjungan ke Gunung Padang semakin meningkat. Sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat sekitarnya,” ungkapnya.

Baca juga: “Landmark Padang Kota Tercinta” di Gunung Padang Terbakar

Sebelumnya, tagline “Padang Kota Tercinta” yang terletak di puncak Gunung Padang, Kota Padang, terbakar pada Sabtu (30/11/2019).

Dari 6 huruf pada kata “Padang” yang ada di letterblock, empat di antaranya habis terbakar yaitu huruf p, a, d dan a. Sementara huruf n dan g berhasil diselamatkan.

Diketahui, tagline ‘Padang Kota Tercinta’ dibangun di puncak Gunung Padang pada 5 Juli 2017 oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Padang melalui PT Prindos Jaya sebagai kontraktor pelaksana.

Anggaran untuk pembangunan tagline yang membentang di atas perbukitan dengan latar pantai tersebut bernilai Rp6.370.071.000 dengan masa pembangunan 180 hari.

Logo Padang Kota Tercinta tersebut dibangun dengan menggunakan baja berat WF HBM dengan tinggi konstruksi huruf Padang 10 meter dan Kota Tercinta setinggi lima meter. Total berat baja keseluruhan lebih kurang 40 ton.

 

 

 

Baca Juga

Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Padang, Curah Hujan Capai 297,5 Milimeter
Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Padang, Curah Hujan Capai 297,5 Milimeter