Rusak dan Belum Beraspal, Ruas Jalan Kampung Lubuk Batu Pessel Ditingkatkan

Langgam.id-aspal jalan

Ilustrasi pengaspalan jalan. [foto: canva.com]

Langgam.id – Pemkab Pesisir Selatan mengalokasikan anggaran senilai Rp1,2 miliar untuk peningkatan ruas jalan di Kampung Lubuk Batu, Nagari Aur Duri Surantih, Kecamatan Sutera.

Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar mengatakan, peningkatan jalan di Kampung Lubuk Batu dilakukan karena memang kondisi jalan itu sudah lama rusak.

“Jadi tahun ini kita perbaikan dan tingkatan ruas jalan itu sesuai ketersediaan anggaran,” ujar Rusma seperti dilansir pesisirselatankab.go.id, Kamis (26/8/2021).

Rusma mengungkapkan, saat ini kondisi jalan di Kampung Lubuk Batu rusak dan belum teraspal sepanjang 2,1 kilometer. Yaitu dari batas Nagari Rawang Gunung Malelo.

Belum pernah tersentuh aspal ungkapnya, tahun ini bakal dilakukan sesuai janji dan visi misi bupati dalam meningkatkan infrastruktur dasar masyarakat.

“Dari 6 misi yang ada, infrastruktur salah satunya merupakan peningkatan sarana ekonomi masyarakat. Apalagi di Lubuk Batu, rata-rata ekonomi masyarakat dari bertani,” bebernya.

Baca juga: Wagub Sumbar: Pesisir Selatan Jadi Daerah Prioritas Peremajaan Sawit Rakyat

Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pessel Syahriwan menjelaskan, pembangunan jalan Kampung Lubuk Batu akan dikerjakan sepanjang 600 meter. Anggarannya senilai Rp1,2 miliar dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi tahun 2021.

Syahriwan menambahkan, bahwa sisanya sekitar 1,5 kilometer lagi akan diupayakan di 2022 nanti.

“Itu sudah dimasukan dalam Renja Dinas PUPR Pesisir Selatan. Jika tidak dapat Dana Alokasi Khusus  (DAK), maka kami upayakan dari Dana Alokasi Umum (DAU),” tuturnya.

Ia mengungkapkan, dengan adanya peningkatan jalan di Lubuk Batu, akan menambah panjang jalan berkondisi baik di Kecamatan Sutera.

“Namun, intinya tetap untuk ketahanan pangan dan mempermudah akses warga, terutama untuk pertanian,” ungkapnya.

 

Baca Juga

Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Keluarga Minta Diusut Tuntas, Punggung Guru yang Meninggal di Mes Polisi Pesisir Selatan Memerah
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Kasus Guru PPPK Meninggal di Mes Polisi, Orang Tua Korban Beberkan Kejanggalan
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Guru PPPK Meninggal di Kamar Mes Polisi, Kasus Masih Diselidiki
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Pengusaha Dapur MBG di Pesisir Selatan Polisikan Yayasan dan Pemilik Lahan, Klaim Rugi Rp1 Miliar
Jalan Putus, Harapan Jangan Terputus
Jalan Putus, Harapan Jangan Terputus
Ilustrasi pocong. (Dok. AI)
Heboh Video “Pocong Begal” Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Ini Kata Polisi