Kursi DPRD Padang Terancam Kosong Beberapa Hari

Kursi DPRD Padang Terancam Kosong Beberapa Hari

Ilustrasi - Kursi anggota Dewan. (Foto: pixabay.com)

Langgam.id – Kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang terancam kosong beberapa hari. Hal tersebut terjadi karena jabatan 45 anggota DPRD Padang periode 2014-2019 akan berakhir pada 6 Agustus mendatang.

Sedangkan jadwal putusan akhir sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 6-9 Agustus 2019. Jika surat keputusan MK keluar setelah tanggal 7, 8, dan 9 Agustus maka kursi DPRD Padang bisa kosong beberapa hari.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Sumatera Barat Riki Eka Putra saat dihubungi di Padang, Sabtu, (3/8/2019) mengatakan bisa terjadi kekosongan jabatan karena KPU Padang belum bisa menetapkan anggota DPRD Padang periode 2019-2024.

“KPU Padang tidak dapat melakukan rapat pleno jika belum ada keputusan inkracht dari persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi,” katanya.

Menurutnya saat ini proses di KPU Padang memang hanya menunggu keputusan dari MK saja. Setelah diterima maka KPU Padang akan segera menetapkan satu hari setelah surat resmi dari MK diterima.

Mengenai akan adanya kekosongan jabatan, Riki tidak bisa menanggapi. Menurutnya itu merupakan wewenang pemerintah daerah Gubernur dan Kemendagri.

“Batas kewenangan KPU itu hanya sampai kepada pengusulan calon terpilih kepada gubernur. Jadi setelah MK membacakan keputusan KPU Padang menetapkan melalui rapat pleno, kemudian rapat itu nama-namanya diusulkan kepada gubernur melalui wali kota, begitu saja wewenang KPU,” ujarnya.

Ia mengatakan sengketa yang saat ini dihadapi DPRD Padang yaitu dari Nasdem untuk dapil 1 kota Padang. Kemudian untuk dapil 1 DPR RI ada partai PDIP sebagai pemohon.

Menurutnya saat ini MK masih sedang membuat naskah keputusan yang akan dibacakan tanggal 6-9 Agustus mendatang. Paling cepat keputusan pada tanggal 6, jika surat dari KPU RI yang menyertakan salinan keputusan MK juga dikirim tanggal 6, maka tanggal 7 sudah bisa dilakukan penetapan.

“Kuncinya surat KPU RI yang mengirimkan surat salinan keputusan MK, kalau sudah sampai di KPU Padang,maka bisa ditetapkan sehari setelahnya,” katanya. (Rahmadi/HM)

Baca Juga

Siswa SMA di Padang Diduga Dibully Teman Sekelas, Korban Depresi dan Dirawat di RS Jiwa
Siswa SMA di Padang Diduga Dibully Teman Sekelas, Korban Depresi dan Dirawat di RS Jiwa
Wakaso hingga Jago Absen, Semen Padang FC Optimistis Raih Poin Lawan Persib Bandung
Wakaso hingga Jago Absen, Semen Padang FC Optimistis Raih Poin Lawan Persib Bandung
Seorang warga negara Norwegia bernama Gabriel Wilhelm Kieeland (71 tahun) ditemukan meninggal di aliran sungai di Nagari Pangkalan, Kecamatan
Sempat Ditangkap Satpol PP, Pengamen Pasar Raya Padang Meninggal Tak Wajar
Pelatih Semen Padang, Dejan Antonic
Semen Padang FC Vs Malut United FC, Asa Keluar dari Zona Degradasi
Aksi Kocak Polisi di Padang Nyamar Jadi Pengamen di Bus Tangkap DPO Tawuran
Aksi Kocak Polisi di Padang Nyamar Jadi Pengamen di Bus Tangkap DPO Tawuran
Profil Febri Hariyadi, Pemain Persib yang Dikaitkan dengan Semen Padang FC
Profil Febri Hariyadi, Pemain Persib yang Dikaitkan dengan Semen Padang FC