Objek Wisata Jam Gadang Kembali Dibuka, Penerapan Prokes Diawasi Ketat

Objek Wisata Jam Gadang Kembali Dibuka, Penerapan Prokes Diawasi Ketat

Jam Gadang Bukittinggi. (foto: KW/langgam.id)

Langgam.id – Dipagar selama libur lebaran, objek wisata Jam Gadang mulai dibuka Selasa (1/5/2021). Meski dibuka, objek wisata ini tetap mendapatkan pengawasan ketat terhadap protokol kesehatan (prokes).

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi, Supadria mengatakan, objek wisata Jam Gadang yang sebelumnya ditutup, saat ini sudah mulai dibuka.

“Benar objek wisata Jam Gadang sudah kita buka pada Selasa (1/5/2021) malam,” ujar Supadria, Kamis (3/6/2021).

Ia menambahkan, meskipun objek wisata Jam Gadang sudah dibuka, petugas tetap melakukan pengawasan ketat kepada kunjung untuk memastikan penerapan prokes.

“Petugas di Jam Gadang tetap melakukan pengawasan ketat, seperti dari Satpol PP dan BPBD Bukittinggi,” jelasnya.

Menurut Supadria, sejak dibuka sampai saat ini belum ada peningkatan pengunjung secara signifikan. “Terpantau saat ini, pengunjung tidak terlalu ramai ke objek wisata Jam Gadang,” ungkapnya. (KW/yki)

 

Baca Juga

Jelang Muktamar Muhammadiyah ke-49, PWM Se-Sumatera Lahirkan Risalah Bukittinggi
Jelang Muktamar Muhammadiyah ke-49, PWM Se-Sumatera Lahirkan Risalah Bukittinggi
BKSDA Sumbar mendatangkan mahout dari Riau untuk mengobservasi perilaku gajah Zidan dan Lia di TMSBK Bukittinggi. (Dok. Istimewa)
BKSDA Datangkan Mahout dari Riau, Observasi Gajah Zidan dan Lia di Bukittinggi
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri