Cegah Klaster Baru, Bupati Tanah Datar Minta Perantau Tak Pulang Kampung

perantau mudik, rapid tanah datar

Bupati Tanah Datar Eka Putra. (Dok. Pemkab Tanah Datar)

Langgam.id – Bupati Tanah Datar, Eka Putra meminta perantau tidak pulang kampung selama periode larangan mudik 2021. Hal itu ia sampaikan saat rapat bersama Satgas Covid-19 di Gedung Indo Jolito, Minggu (25/04/2021).

“Mari kita sosialisasikan secara bersama-sama baik forkompinda, camat, wali nagari dan tokoh masyarakat memberitahukan perantau untuk tidak pulang kampung lebaran tahun ini,” kata bupati dilansir dari situs resmi Tanah Datar, Senin (26/4/2021).

Menurutnya, imbauan tersebut demi mencegah muncul klaster baru di Tanah Datar. Mengingat angka positif covid-19 di daerah tersebut mulai mengkhawatirkan.

Baca juga: Bangun Pariwisata di Tanah Datar, Pemkab Butuh Dana Rp70 Miliar

Bupati kembali ingatkan satgas kembali bekerja sesuai bidang masing-masing untuk menekan penambahan covid-19. Beberapa hari ke depan tim akan mendatangi pusat-pusat perbelanjaan atau keramaian untuk memastikan penerapan protokol kesehatan.

Terkait sanksi bagi yang tidak mengindahkan, bupati sampaikan sudah ada peraturan daerah yang mengatur tentang hal tersebut.

“Nanti setelah tahapan sosialisasi dan bagi-bagi masker, tim penegakan hukum akan turun. Untuk itu diminta kesadaran masyarakat,” harapnya.(*/Ela)

Baca Juga

TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kondisi Terkini Korban Selamat Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam di Tanah Datar 
Polisi saat mendatangi lokasi kejadian tiga remaja di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, diduga menjadi korban keracunan asap genset. (Dok. Polisi)
7 Fakta Kematian Tragis Dua Pelajar di Tanah Datar, Diduga Keracunan Asap Genset Saat Mati Listrik Massal
Ilustrasi jenazah. (Dok. Langgam.id)
Petaka Asap Genset di Tanah Datar Saat Mati Listrik Massal, Dua Pelajar Meninggal Beda Sekolah
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD
Bupati Tanah Datar: 5 Rumah Hanyut hingga 100 Ha Sawah Terdampak Banjir
Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak
Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak