7 Tahun Terakhir, Luas Lahan Persawahan di Padang Berkurang 1.260 Ha

Lahan persawahan di Kota Padang terus mengalami penyusutan. Berdasarkan data yang ada di Dinas Pertanian Padang, selama kurun waktu tujuh

Ilustrasi areal persawahan (Foto: duccoi1987/pixabay.com)

Langgam.id – Lahan persawahan di Kota Padang terus mengalami penyusutan. Berdasarkan data yang ada di Dinas Pertanian Padang, selama kurun waktu tujuh tahun terakhir lahan persawahan mengalami penyusutan seluas 1.260 hektare (Ha).

Dari data Dinas Pertanian itu diketahui, bahwa luas lahan persawahan di Kota Padang pada 2015 lalu mencapai 6.476 Ha. Akan tetapi pada 2022 lalu malah berkurang menjadi 5.216 Ha.

Ada beberapa penyebab berkurangnya lahan persawahan di Kota Padang. Salah karena rendahnya minat generasi muda untuk berkiprah di sektor pertanian.

Hal itu seperti diungkapkan oleh Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Padang Helmiar Has.

“Saat ini memang minat generasi muda kita untuk mau berkiprah di sektor pertanian masih minim,” ujar Helmiar Has, dikutip dari infopublik.id pada Kamis (7/9/2023).

Selain itu, terang Helmiar, berkurangnya lahan pertanian juga disebabkan karena Kota Padang merupakan daerah urban. Sehingga kondisi tersebut membuat sawah produktif hilang dan berubah menjadi perumahan.

“Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pertanian melakukan berbagai upaya di antaranya meningkatkan prasarana dan sarana pertanian yang memadai, memotivasi generasi muda untuk melakukan usaha di sektor pertanian,” beber Helmiar.

Kemudian, sebut Helmiar, upaya lainnya penurunan saprodi di sektor pertanian sehingga masyarakat yang melakukan usaha tani merasa beruntung.

“Jadi bisa meningkatkan harga jual dan keuntungan petani,” tuturnya.

Upaya berikutnya, kata Helmiar, dengan menjamin ketersediaan pasar untuk produksi pertanian dan tidak dikeluarkannya izin pengembangan perumahan pada lahan pertanian. (*/yki)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Rehabilitasi Pertanian di Sumbar, Pemerintah Pusat Alokasikan Rp455 Miliar
Rehabilitasi Pertanian di Sumbar, Pemerintah Pusat Alokasikan Rp455 Miliar
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik