6 Korban Galodo Tanpa Identitas Dimakamkan di TPU Sungai Jariang

6 Korban Galodo Tanpa Identitas Dimakamkan di TPU Sungai Jariang

Foto: Dok. AMC

Langgam.id – Prosesi penghormatan terakhir bagi enam jenazah korban bencana galodo digelar dengan penuh khidmat, Rabu (7/1/2025).

Mulai dari sholat jenazah dipimpin langsung Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, dan diikuti Bupati Agam Benni Warlis, Ketua DPRD Agam Ilham, Forkopimda, jajaran OPD, personel TNI–Polri, serta masyarakat.

Keenam jenazah tersebut merupakan korban yang belum teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) dan tetap diperlakukan secara profesional, humanis, serta sesuai kaidah syariat.

Usai disalatkan, jenazah dibawa beriringan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Jariang, Kampuang Baru, untuk dimakamkan secara bermartabat.

Dalam wawancara bersama awak media, Bupati Agam Benni Warlis mengungkapkan, atas nama Pemerintah Kabupaten Agam dan seluruh masyarakat, belasungkawa yang sedalam-dalamnya.

“Ahamdulillah, kita telah selesai mengantarkan dan memakamkan saudara saudari kita ke peristirahatan terakhir. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Bupati Agam Benni Warlis.

Sementara itu, Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa negara hadir memastikan setiap proses pemulasaraan berjalan penuh penghormatan.

“Mulai dari evakuasi, identifikasi, hingga pemakaman, semuanya dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Agam bersama Polri, TNI, tenaga kesehatan, dan relawan terus bersinergi tidak hanya dalam proses pencarian dan identifikasi, tetapi juga memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban. Masyarakat pun diimbau tetap tenang, bijak menyikapi informasi, serta memberikan kepercayaan penuh kepada petugas di lapangan.

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini.

“Mari kita doakan para korban agar diberi tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” jelasnya. (*/ Yh)

Baca Juga

Diskusi publik bertajuk "Dari Hulu ke Hilir, Refleksi Kejahatan Ekologis di Sumatra Barat" di Lelucon Space Cafe, Kota Padang, Rabu (29/7/2026).
Bencana Ekologis Sumbar, Negara Dinilai Lalai Lindungi Lingkungan
PDAM Padang Salurkan Air Bersih Pakai Mobil Tangki ke Kawasan Terdampak Pascabencana
PDAM Padang Salurkan Air Bersih Pakai Mobil Tangki ke Kawasan Terdampak Pascabencana
Ahli Geologi Ungkap Penyebab Krisis Air di Kuranji dan Pauh Pascabencana
Ahli Geologi Ungkap Penyebab Krisis Air di Kuranji dan Pauh Pascabencana
Krisis Air Pascabencana di Padang, Ahli Geologi: Sumur Bor Bukan Solusi Jangka Panjang
Krisis Air Pascabencana di Padang, Ahli Geologi: Sumur Bor Bukan Solusi Jangka Panjang
Dana TKD Rp2,5 T Pemulihan Pascabencana Sumbar Diawasi BNPB hingga Kementerian
Dana TKD Rp2,5 T Pemulihan Pascabencana Sumbar Diawasi BNPB hingga Kementerian
Pembangunan Ratusan Huntap Pascabencana di Padang Dimulai September 2026
Pembangunan Ratusan Huntap Pascabencana di Padang Dimulai September 2026