6 Kasus Baru Positif Corona di Padang: Klaster Pasar Raya Terbanyak, Bungus Teluk Kabung Zona Merah

Pasien Corona Padang Meninggal

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid. (Foto: Tangkapan Layar Video Jumpa Pers Online)

Langgam.id – Kasus positif corona atau covid-19 di Kota Padang kembali bertambah sebanyak enam orang pada Rabu (6/5/2020). Total positif coviod-19 di Padang kini berjumlah 137 orang.

Dari jumlah tersebut, 13 orang di antaranya meninggal dunia. Sebanyak 40 orang negatif dan 27 orang sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid mengatakan penambahan enam kasus ini, kebanyakan berasal dari klaster Pasar Raya. Kemudian juga ada satu kasus di wilayah yang sebelumnya merupakan zero kasus atau zona hijau.

Ia menyebutkan, satu kasus dari zona hijau itu berada di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Dengan demikian, maka untuk di Kota Padang, kasus positif corona telah tersebar di 11 kecamatan yang ada.

“Yang di Bungus Teluk Kabung ini merupakan orang dalam pemantauan (ODP) sebelumnya. Sekarang kami akan merencanakan untuk merujuk yang bersangkutan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin Padang,” katanya saat dihubungi langgam.id, Rabu (6/5/2020).

Ia mengungkapkan untuk lima kasus lainnya berasal dari klaster Pasar Raya, sehingga total keseluruhan pedagang yang terpapar virus corona menjadi 44 orang. “Untuk yang kasus baru lima ini dirawat di Rumah Sakit Universitas Andalas,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam klaster Pasar Raya ini membuat Dinas Perdagangan Kota Padang akan memeriksa sekitar 1.000 pedagang yang diduga kontak langsung dengan pedagang positif. Namun pemeriksaan swab yang direncanakan pada Selasa (5/5/2020) belum terlaksana maksimal.

Menurut Ferimulyani, pihaknya masih menunggu data pedagang dari Dinas Perdagangan untuk dilakukan pengambilan sampel swab. Hal ini menjadi kendala pemeriksaan belum bisa dilakukan.

“Kemarin baru pegawai Dinas Perdagangan yang kami ambil sampelnya. Kami menunggu nama pedagang dari Dinas Perdagangan. Belum ada masuk semuanya, kalau tida lengkap tidak bisa kami lakukan pemeriksaan swab,” tuturnya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre