5 Tahun, Agam Renovasi 21 Pasar Tradisional

Pasar Pakan Ahad di Nagari Koto Baru, Kecamatan Baso, salah satu pasar tradisional yang telah direnovasi di Kabupaten Agam. (Foto: Dok.Istimewa)

Pasar Pakan Ahad di Nagari Koto Baru, Kecamatan Baso, salah satu pasar tradisional yang telah direnovasi di Kabupaten Agam. (Foto: Dok.Istimewa)

Langgam.id – Sejak lima tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Agam telah merenovasi sebanyak 21 pasar tradisional. Hal ini dilakukan untuk menopang dan memperlancar perputaran mata pencaharian masyarakat.

“Ini untuk pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat di nagari,” kata Kepala Bidang Pasar Disperindagkop dan UMKM Agam, Riza Oktafiendi kepada wartawan.

Agam sendiri memiliki 38 unit pasar tradisional yang tersebar di seluruh kecamatan. Dari jumlah tersebut, 21 pasar di antaranya telah direnovasi sepanjang tahun 2015 hingga 2019.

Renovasi dilakukan dengan berbagai sumber anggaran pembiayaan. Mulai dari APBD, Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana Tugas Pembantuan dari APBN. Totalnya telah mencapai Rp16,669 miliar lebih.

“Ada 21 unit pasar direnovasi sampai tahun 2019. Rincinya, tahun 2015 dan 2016 masing-masing tiga unit dan 2017, 2018 serta 2019 masing-masing lima unit,” katanya.

Sejatinya, tahun 2020 lalu, Pemkab Agam kembali menambah tiga unit pasar tradisional untuk direnovasi. Namun wacana ini urung terealisasi akibat anggaran yang direfocusing untuk penanganan covid-19.

Tahun ini, Pemkab Agam merencanakan bakal merenovasi pasar Batu Kambing, dengan anggaran sekitar Rp570 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). (*/ICA)

 

Baca Juga

Petugas BPBD Agam memantau kondisi sungai mengantisipasi banjir akibat hujan deras. (Dok. BPBD Agam)
Waspada Hujan Deras, BPBD Agam Siagakan Petugas Pantau Sungai Batang Kumayo
Material Longsor Tutup Kelok 8 Maninjau, Alat Berat Segera Dikerahkan
Material Longsor Tutup Kelok 8 Maninjau, Alat Berat Segera Dikerahkan
Longsor Tutup Akses Jalan di Kelok 8 Maninjau
Longsor Tutup Akses Jalan di Kelok 8 Maninjau
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Ombudsman Periksa 2 SPPG di Agam, Ditemukan Indikasi Bakteri Dibawa Penjamah Makanan
Brand Fashion Lamarema di Bandung. (Dok. Istimewa)
Perempuan Asal Agam Bangun Brand Fashion Lamarema di Bandung, Makin Dikenal Lewat Gamis Elegan
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG