5 Penambang Emas Ilegal di Tanah Datar Diringkus Polda Sumbar

pembunuh gadis

Ilustrasi - penangkapan. (Foto: pixabay.com)

Langgam.id - Jajaran Polda Sumatra Barat (Sumbar) meringkus lima orang penambang emang ilegal yang diduga beroperasi di kawasan Kabupaten Tanah Datar. Konon, para pelaku ini sudah beraktivitas selama satu bulan terakhir.

Para pelaku berinisial AA (58), AK (50), YO (35), ST (43) dan PS (26). Mereka diduga beroperasi dengan modus menjalankan aktivitas Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Batang Sinamar di Jorong Siroja, Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar.

"Mereka kami tangkap saat sedang beraktivitas di lokasi kejadian. Pengakuannya sudah beroperasi selama satu bulan," kata Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar, AKBP Bendot Dwi Prasetio dalam jumpa pers online IJTI Sumbar, Rabu (8/4/2020).

Menurut Bendot, lokasi tambang liar seluas satu hektare tersebut awalnya pelaku hendak dijadikan sebagai lokasi pembangunan PLTMH.

"Namun seiring berjalan waktu, mereka memanfaatkan celah untuk melakukan penambangan emas, sementara mereka tidak memiliki izin untuk itu," katanya.

Saat ini, kelima orang tersebut telah meringkuk di sel tahanan Mapolda Sumbar. Sejumlah barang bukti (BB) juga disita polisi, di antaranya, tiga unit telepon genggam merek Samsung, Oppo dan Xiaomi, satu kunci dump truk, satu kunci eskavator, dan satu unit boks skring eskavator. (*/ICA)

Baca Juga

Masa Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar Bakal Diperpanjang
Masa Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar Bakal Diperpanjang
Gebu Minang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumbar
Gebu Minang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumbar
Presiden Joko Widodo menilai penanganan bencana di Sumatra Barat, yaitu di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, sudah berjalan
Presiden Nilai Penanganan Bencana di Sumbar Sudah Berjalan Baik
Bupati Tanah Datar Pastikan Kesiapan Penyambutan Presiden di Lokasi Pengungsian
Bupati Tanah Datar Pastikan Kesiapan Penyambutan Presiden di Lokasi Pengungsian
Sebanyak 23 jembatan di enam kecamatan di Tanah Datar, putus akibat bencana alam banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (11/5/2024).
23 Jembatan di Tanah Datar Putus Diterjang Banjir Bandang
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar menyebutkan ada sebanyak delapan titik longsoran badan jalan (terban) akibat scoring .
13 Korban di Kawasan Tanah Datar yang Masih Hilang akan Terus Dicari