5 Orang Tertimpa Speaker Sound System di Padang Panjang, 1 Murid SD Meninggal

5 Orang Tertimpa Speaker Sound System di Padang Panjang, 1 Murid SD Meninggal

Tower sound system menimpa 5 orang di Padang Panjang (ist)

Langgam.id – Tiga murid Sekolah Dasar (SD) dan dua orang dewasa tertimpa speaker sound system yang terpasang di Lapangan GOR Khatib Sulaiman, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang, Sumatra Barat (Sumbar).

Peristiwa nahas yang dilaporkan menelan satu nyawa ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, Minggu (25/8/2019). Korban meninggal dunia bernama Rara Rizkyatul Hanif (12 tahun). Ia merupakan murid SDN 03 Guguk Malintang, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar.

Sedangkan empat orang lainnya mengalami luka dan telah dilarikan ke Rumah Sakit setempat. Korban yang mengalami luka-luka antara lain, Niesya Defina Putri (11 tahun) dan Adina Raisa Claresta (11 tahun). Dua korban ini juga tercatat sebagai murid SDN 03 Guguk Malintang.

Korban lainnya adalah Afrirona (27), staf TU di SDN 03 Guguk Malintang dan Afririani (28), guru honorer di SD tersebut.

Kapolsek Padang Panjang AKP Yuhendri membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, peralatan sound system tersebut rangkaian dari panggung yang dipasang oleh even organizer (EO) Cebek Sound.

“Kebetulan, panggung dan beberapa peralatan sound system dipasang hari ini untuk acara besok. Para korban dari SDN 03 ini sedang gladi bersih untuk tampil dalam acara besok,” kata Yuhendri dihubungi langgam.id, Minggu (25/8/2019) siang.

Malangnya, saat para murid dan gurur SDN 03 Guguk Malintang sedang melakukan gladi, salah satu sound system yang terpasang di samping panggung tiba-tiba terjatuh. Para korban pun tertimpa peralatan sound system tersebut.

“Benar satu orang meninggal dunia. Sedangkan empat lainnya mengalami luka mulai dari di kepala, kaki hingga tangan. Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ujarnya.

Dari hasil olah TKP, pihaknya memastikan adanya unsur kelalaian dari pihak EO dalam pemasangan peralatan sound system. Sebab, jatuhnya sound system tidak akibat faktor alam.

“Sound system rebah ke ke depan, tidak karena angin, rebah secara tiba-tiba saja. Ini murni kelalaian petugas dari EO,” tegasnya. (Irwanda/RC)

Baca Juga

Jembatan Kembar yang berada di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat direncanakan akan menjadi lokasi pembangunan
Monumen Galodo Sumatra Direncanakan Bakal Dibangun di Jembatan Kembar Padang Panjang
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Pisah Sambut Kapolres Kota Padang Panjang, Wako Harapkan Sinergi Berkelanjutan
Pisah Sambut Kapolres Kota Padang Panjang, Wako Harapkan Sinergi Berkelanjutan
Jembatan Kembar Margayasa di Padang Panjang yaitu Margayasa A dan B yang diterjang oleh banjir bandang pada akhir November 2025 lalu, sudah
BPJN Sumbar: Secara Teknis, Jembatan Kembar Margayasa Masih Layak dan Aman Digunakan
Pemko Padang Panjang mulai menyusun Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Hal ini dilakukan sebagai
Pemko Padang Panjang Susun Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
Galodo Jembatan Kembar Silaing, Tiga Jenazah Korban Berhasil Dievakuasi