40 Sabo Dam akan Dibangun di Tanah Datar

Bupati Tanah Datar, Eka Putra meninjau kondisi sabo dam yang berada di Nagari Pasir Laweh, Senin (27/5/2024). Peninjauan itu dilakukan guna memastikan kondisi sabo dam

Bupati Tanah Datar, Eka Putra meninjau kondisi sabo dam di Nagari Pasia Laweh. [foto: Prokopim Setda Tanah Datar]

Langgam.id – Pemerintah Pusat akan membangun 56 Sabo Dam di aliran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi dan Gunung Singgalang. Pembangunan itu akan dilaksanakan dalam masa 3 tahun.

Hal ini disampaikan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V Padang M Dian Al Maruf kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra, Rabu (5/6/2024) malam di Indojolito Batusangkar.

“Dari 56 Sabo Dam, 40 diantaranya berada di Tanah Datar karena memang banyak hulu sungai di wilayah ini, dan untuk tahun 2024 akan mulai dibangun 6 sampai 8 Sabo Dam yang disesuaikan hasil investigasi tim di lapangan, sisanya akan dilakukan di tahun 2025 dan 2026,” sampai Dian.

Dikatakan Dian, Pemerintah saat ini telah memiliki anggaran untuk pembangunan Sabo Dam yang nantinya bermanfaat untuk menahan dan mengurangi kecepatan aliran air ataupun lahar yang membawa material, sehingga bisa meminimalisir resiko bencana banjir.

“Untuk pembangunan Sabo Dam telah dianggarkan 25 miliar rupiah per unitnya, sehingga untuk 6 sampai 8 Sabo Dam yang bakal dibangun tahun ini menelan biaya 150 sampai 200 miliar rupiah,” ujarnya.

Karena itu, tambah Dian, pihaknya mengharapkan dukungan Pemerintah Daerah bersama masyarakat untuk terealisasinya pelaksanaan pembanguna Sabo Dam itu.

“Kita berharap pemerintah bersama masyarakat mendukung, terutama dalam mengenai pembebasan lahan lokasi pembangunan dan nantinya setelah selesai juga turut memanfaatkan dan merawatnya,” tukas Dian.

Sementara itu Bupati Eka Putra menyampaikan terima kasih atas rencana pembangunan Sabo Dam di aliran sungai di wilayah Tanah Datar.

“Melihat dampak dan potensi bencana beberapa waktu lalu, Sabo Dam sangat dibutuhkan agar bencana seperti kemarin tidak terjadi lagi,” katanya.

Diungkapkan Bupati, Pemerintah Daerah bersama masyarakat akan mendukung agar Sabo Dam di 25 aliran Sungai yang berhulu di Gunung Marapi dan Singgalang.

“Kita telah turun langsung ke lapangan dan menyampaikan kepada masyarakat tentang pentingnya Sabo Dam, Alhamdulillah sangat mendukung, karena memang semua itu untuk keselamatan semua,” ujarnya.

Bahkan, tambah Bupati, pihaknya telah membentuk Tim Ekspedisi Batang Sigarungguang guna membersihkan material di aliran sungai tersebut.

“Kami juga telah bentuk tim ekspedisi untuk melihat potensi bencana dan membersihkan material di aliran sungai, dan kami berharap nantinya pembangunan Sabo Dam di Batang Sigarungguang menjadi salah satu titik prioritasnya,” pungkas Eka Putra. (*/Yh)

Tag:

Baca Juga

Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Tambang Emas Ilegal hingga Pelangsir Biang Kerok Solar Langka di Sumbar 
Pengamat Ungkap Lemahnya Pengawasan Truk di Sitinjau Lauik, Jalan Ekstrem Picu Kecelakaan
Pengamat Ungkap Lemahnya Pengawasan Truk di Sitinjau Lauik, Jalan Ekstrem Picu Kecelakaan
Truk Patah Gardan Berhasil Dievakuasi, Lalu Lintas di Sitinjau Lauik Kembali Normal
Truk Patah Gardan Berhasil Dievakuasi, Lalu Lintas di Sitinjau Lauik Kembali Normal
Truk Patah Gardan di Tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Padang-Solok Tersendat
Truk Patah Gardan di Tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Padang-Solok Tersendat
Darurat Kekerasan Anak di Sumbar, Kasus Terus Naik dalam 5 Tahun Terakhir
Darurat Kekerasan Anak di Sumbar, Kasus Terus Naik dalam 5 Tahun Terakhir
Respons Gubernur Sumbar Usai Dilaporkan Walhi ke Ombudsman Soal Izin Tambang Andesit 
Respons Gubernur Sumbar Usai Dilaporkan Walhi ke Ombudsman Soal Izin Tambang Andesit