36 Pedagang Pasar Raya Padang Positif Corona

Langgam.id- Pedagang Pasar Raya Padang yang terinfeksi virus corona atau Covid-19 kembali bertambah. Total pedagang yang dinyatakan positif corona hingga Jumat (1/05/2020) mencapai 36 orang.

“Yang dari klaster Pasar Raya hari ini ada 2 orang positif. Jumlah pedagang yang terinfeksi ada sekitar 30-an lah,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Padang Ferimulyani Hamid kepada langgam.id Jumat (1/05/2020).

Baca juga: 4 Episentrum Terbanyak Penyebaran Covid-19 di Sumbar Ada di 3 Daerah

Kepala Dinas Perdagangan Endrizal merinci jumlah pedagang Pasar Raya yang positif corona. Katanya, yang sudah terinfeksi mencapai 36 orang, 3 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Kata dia, yang terinfeksi itu didominasi pedagang tekstil. Toko mereka kebanyakan berada di Fase I-VII Pasar Raya.

“Kami berharap tidak ada pedagang bahan pokok yang kena, karena bakal berdampak besar,” ujarnya.

Baca juga: 14 Kasus Baru Positif Corona di Padang Didominasi Klaster Pasar Raya dan Pegambiran

Ia mengatakan, lebih baik banyak yang terdeteksi sejak sekarang. Agar bisa memutus rantai penyebarannya.

Kata dia, pihaknya juga sedang mengupayakan pemeriksaan swab terhadap 1.000 pedagang lainnya, yang diduga kontak dengan yang positif corona.

“Yang diduga ya. Agar kita mendeteksi sejak awal dan memutus rantainya,” ujarnya.

Endrizal mengatakan, upaya yang sudah dilakukan untuk mendeteksi, di antaranya dengan mengecek suhu setiap pedagang dan mewajibkan mereka menggunakan masker.

Baca juga: 17 Pedagang Positif Corona, Pasar Raya Padang Bakal Ditutup 5 Hari

Selain itu, kata dia, Pemko juga sempat menutup Pasar Raya beberapa hari, untuk menyemprotkan disinfektan.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, ada 4 wilayah atau klaster yang menjadi episentrum penyebaran corona di Sumbar. Salah satunya Pasar Raya Padang.

“Pasar Raya yang telah menimbulkan puluhan pasien positif corona,” ujarnya Rabu (29/04/2020). (SRP/Irwanda)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre