34 KK Terdampak Bencana di Padang Panjang Terima Bantuan Beras CBP

Langgam.id — Sebanyak 34 kepala keluarga (KK) terdampak bencana di Kota Padang Panjang menerima bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dari Perum Bulog, Selasa (31/3/2025) lalu. Penyerahan bantuan dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota setempat.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, didampingi Ketua Komisi III DPRD, Mahdelmi, perwakilan Perum Bulog Cabang Bukittinggi, Fhitry Rahmi, serta sejumlah pejabat terkait.

Adapun total penerima bantuan mencapai 34 KK yang tersebar di tiga kelurahan, yakni 26 KK di Kelurahan Silaing Bawah, masing-masing empat KK di Kelurahan Koto Katik dan Koto Panjang, dengan total 116 jiwa.

Setiap kepala keluarga menerima bantuan beras sebanyak 30 kilogram per bulan untuk periode Januari hingga Maret 2025. Dengan demikian, total beras yang disalurkan mencapai 1.020 kilogram. Penyaluran ini mengacu pada data pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Allex Saputra mengimbau masyarakat penerima untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia menyebut bantuan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada warga terdampak bencana.

“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai langkah awal untuk bangkit dan kembali mandiri,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di masa mendatang, serta mengapresiasi respons cepat berbagai pihak dalam penanganan bencana di Kota Padang Panjang.

Pemerintah Kota, lanjutnya, terus berkomitmen memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan angka kemiskinan dan stunting. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah.

“Jika masyarakat mulai memilah sampah, berarti telah ikut berkontribusi membantu pemerintah,” tambahnya.

Sementara itu, Mahdelmi menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah yang langsung menyentuh masyarakat. Ia menegaskan DPRD siap mendampingi pelaksanaan berbagai kegiatan sosial pemerintah daerah.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Varia Warvis, menjelaskan bahwa bantuan CBP ini merupakan tindak lanjut dari usulan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Perwakilan Perum Bulog Cabang Bukittinggi, Fhitry Rahmi, menambahkan pihaknya ditugaskan menyalurkan total 1.020 kilogram beras untuk 116 jiwa selama tiga bulan.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu proses pemulihan pascabencana,” tutupnya.

Baca Juga

Jembatan Kembar yang berada di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat direncanakan akan menjadi lokasi pembangunan
Monumen Galodo Sumatra Direncanakan Bakal Dibangun di Jembatan Kembar Padang Panjang
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Jembatan Kembar Margayasa di Padang Panjang yaitu Margayasa A dan B yang diterjang oleh banjir bandang pada akhir November 2025 lalu, sudah
BPJN Sumbar: Secara Teknis, Jembatan Kembar Margayasa Masih Layak dan Aman Digunakan
Pemko Padang Panjang mulai menyusun Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Hal ini dilakukan sebagai
Pemko Padang Panjang Susun Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
Galodo Jembatan Kembar Silaing, Tiga Jenazah Korban Berhasil Dievakuasi
Jembatan Kembar Silaing di Kota Padang Panjang dihantam longsor pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.52 WIB.
Perkembangan Terkini: Berikut Nama Korban Dampak Galodo di Jembatan Kembar Padang Panjang