300 KPM di Padang Tak Lagi Menerima Bantuan Program PKH

300 KPM di Padang Tak Lagi Menerima Bantuan Program PKH

Sekretaris Dinas Sosial Kota Padang Yoserizal. (foto: infopublik.id)

Langgam.id Sejak Januari hingga Mei 2021, terdata ada 300 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah tergraduasi atau lepas dari PKH. Sementara itu, saat ini di Kota Padang masih ada sekitar 20.300 KPM PKH aktif.

Sekretaris Dinas Sosial Kota Padang Yoserizal mengatakan, mereka yang tergraduasi sebanyak 300 KPM PKH tersebut terdiri dari 100 graduasi mandiri dan 200 graduasi alamiah.

Yoserizal mengungkapkan, KPM PKH yang telah tergraduasi menunjukkan bahwa mereka sudah tidak layak lagi menerima bantuan, sehingga dengan sukarela keluar dari PKH.

“Dengan tergraduasinya mereka maka terbuka kesempatan bagi warga miskin lainnya untuk mendapatkan bantuan dari program PKH tersebut,” terangnya seperti dilansir infopublik.id, Senin (28/6/2021).

Ia berharap, ke depannya akan lebih banyak lagi PKM keluar dari PKH. Adapun KPM PKH penerima bantuan terdiri dari ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas, penderita penyakit TBC dan lanjut usia.

Yoserizal mengatakan, PKH merupakan program nasional yang bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan. Agar PKH ini bisa berjalan sukses maka digelar Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).

Tujuan P2K2 ini sebutnya yaitu untuk mengubah pola pikir KPM sehingga mereka termotivasi untuk keluar dari kemiskinan.

“P2K2 ini dilaksanakan sebulan sekali. Dalam P2K2 ini mereka diberikan edukasi tentang pentingnya pendidikan, kesehatan, pengelolan keuangan dan lain sebagainya,” beber Yoserizal.

Tag:

Baca Juga

Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!