3 Warga Sumbar di Pesawat Sriwijaya Air yang Terjatuh: 1 dari Padang, 2 Tanah Datar

Langgam.id – Tiga penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang terjatuh di kawasan perairan Kepulauan Seribu berasal dari Sumatra Barat (Sumbar). Mereka berasal dari Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang.

Para penumpang itu di antaranya Faizal Rahman dan Asy Habul Yamin. Dua penumpang ini merupakan kakak beradik asal Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar.

Selanjutnya penumpang bernama Angga Fernanda Afriyon yang diketahui berasal dari Kota Padang. Ketiga warga asal Sumbar ini masuk dalam manifes pesawat tujuan Jakarta-Pontianak tersebut.

Betri Yanti, salah seorang keluarga dari penumpang bernama Angga. Perempuan 41 tahun ini mengatakan, Angga merupakan putra kedua dari kakaknya bernama Oyon yang tinggal di Sungai Sapiah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

“Angga di Kalimantan bekerja di bidang pelayaran, sebelumnya dia merupakan lulusan sekolah SMK Pelayaran di Padang,” kata Bertri kepada wartawan, Sabtu (9/1/2020) malam.

Dia menceritakan, kabar duka itu diketahui setelah melihat berita. Kemudian salah seorang kerabat yang menelfon karena melihat nama Angga di daftar nama penumpang.

“Kemudian saya pastikan ke kakak (bapak Angga), beliau membenarkan bahwa penumpang itu memang Angga anaknya,” jelasnya.

Sebelumnya, Wali Nagari Gurun, Hanisben juga membenarkan dua penumpang pesawat lainnya berasal dari Tanah Datar. Bahkan keluarga penumpang merupakan besannya.

Dia mengungkapkan informasi Faizal Rahman dan Asy Habul Yamin masuk dalam daftar penumpang pesawat berawal dari grup WhatsApp keluarga.

“Memang masuk dalam manifes Jadi kabarnya sebelum magrib saya sudah dapat cerita dari keluarganya, dari Pak Masrizal (ayah penumpang). Anaknya memang pergi ke Jakarta dan naik pesawat itu,” jelasnya.

Keluarga kedua penumpang diketahui telah lama merantau dan meninggalkan kampung halaman. Keluarga ini membuka usaha toko pakaian. (Irwanda/ICA)

 

Baca Juga

Berita Pessel - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seorang tukang ojek ditangkap diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur
Paman di Tanah Datar Cabuli dan Perkosa Keponakan: Tangan Diikat, Mulut Dibekap
Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik