29 Pasien Covid-19 di Sumbar yang Meninggal Berusia 50-80 Tahun, Punya Penyakit Penyerta

29 Pasien Covid-19 di Sumbar yang Meninggal Berusia 50-80 Tahun, Punya Penyakit Penyerta

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesday. (IST)

Langgam.id- Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) mencatat, seluruh pasien positif corona atau Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia berusia di atas 50 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesday mengatakan, hingga saat ini tercatat 29 pasien positif Covid-19 di Sumbar yang dinyatakan meninggal dunia. Pasien yang meninggal dunia tersebut berusia 50 hingga 80 tahun.

“Rata-rata yang meninggal dunia itu usianya 50 sampai 80 tahun,” ujarnya saat dihubungi langgam.id Jumat (12/06/2020).

Merry mengatakan, pasien corona yang meninggal tersebut memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Baca juga: Semua Pasien Corona di Padang yang Meninggal Punya Penyakit Penyerta dan Berusia Lanjut

Kata dia, berdasarkan data Dinkes Sumbar hingga 10 Juni 2020, pasien positif corona paling banyak berusia 26-45 tahun atau 39 persen dari total kasus. Kemudian, 31 persen berusia 45-65 tahun.

Pagi tadi, Pemprov Sumbar merilis pasien positif corona bertambah 10 orang. Sehingga jumlah kasus positif hingga Jumat pagi (12/06/2020) menjadi 671.

Baca juga: Data Covid-19 Sumbar 12 Juni 2020 Pagi: Positif Bertambah 10, Sembuh 14 Orang

“Penambahan tersebut merupakan hasil dari PCR tes sebanyak 785 spesimen terperiksa oleh tim laboratorium pada 11 Juni 2020 sampai subuh dinihari 12 Juni 2020, terkonfirmasi sebanyak 10 sample positif Covid-19,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal, Jumat (12/06/2020).

Pasien corona yang sembuh di Sumbar juga bertambah 14 orang. Jumlah warga Sumba yang sembuh menjadi 406 orang hingga Jumat pagi. Sedangkan pasien yang meninggal dunai tetap di angka 29. (Rahmadi/SRP)

Baca Juga

Daftar Kabupaten/Kota Kena Tegur Pemprov Terkait Penyusunan Peraturan Kepala Daerah
Daftar Kabupaten/Kota Kena Tegur Pemprov Terkait Penyusunan Peraturan Kepala Daerah
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Gubernur Layangkan Teguran untuk 12 Kabupaten/Kota, Susun Perkada Tanpa Fasilitasi Pemprov
Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Pemerintah Batalkan Trase Tol Sicincin Bukittinggi yang Lewati Kubang Putiah
Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).
Usai Insiden Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Kembali Normal
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Bekas ledakan bom rakitan di meja belajar miliki salah seorang siswa MAN 3 Padang.
Polda Ungkap Bahan Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang, Dari Kelereng hingga Mesiu