27 Kasus Positif Corona Baru di Padang, Terbanyak Berasal dari Klaster Pasar Raya

Corona Kota Padang

Ilustrasi Covid-19 di Padang. (Syafii/Langgam.id)

Langgam.id – Kasus positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Kota Padang kembali bertambah sebanyak 27 orang, Kamis (14/5/2020). Dengan demikian, total keseluruhan menjadi 230 kasus, 16 orang di antaranya telah dinyatakan meninggal dunia dan 44 pasien sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid menyebutkan, dari puluhan penambah kasus baru itu, mayoritas warga yang positif berasal dari klaster Pasar Raya Padang. Hasil didapat dari hasil tracking, yang kemudian dilakukan pemeriksaan swab spesimen.

“Kami sudah mulai melakukan pemeriksaan di Pasar Raya. Nah sebagian kasus hari ini berasal dari klaster Pasar Raya, ada 16 orang. Kalau klaster Pegambiran, tidak ada,” ujar Feri Mulyani saat dihubungi Langgam.id, Kamis (14/5/2020) sore.

Ia menyebutkan, belasan orang positif dari klaster Pasar Raya ini terdiri dari pedagang, karyawan pedagang hingga keluarganya. Mereka merupakan orang yang masuk dalam data 1.000 orang berasal dari klaster Pasar Raya yang diperiksa swab.

“Kalau untuk yang telah diperiksa saya tidak menjumlahkan, karena pemeriksaan dilakukan di beberapa puskesmas. Itu semua tidak pedagang saja, karyawan mereka juga ada, bahkan hingga keluarga,” jelasnya.

Baca juga : Antisipasi Pungli, Penyaluran Bantuan Dampak Covid-19 di Padang Diawasi Polisi

Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat, 27 kasus baru itu tersebar di beberapa kelurahan yang ada di Kota Padang, 7 diantaranya dari Kelurahan Padang Pasir, 5 Pengambiran, 3 Sawahan dan 2 Parak Gadang Timur.

Kemudian, juga ada kasus di Air Tawar Barat, Air Tawar Timur, Koto Lalang, Ujung Gurun, Banuaran, Parak Laweh, Andalas, Ikur Koto, Parapuk Tabing dan Pasar Ambacang. Sementara, penambahan pasien sembuh terdapat satu orang di Lubuk Lintah.

Baca juga : Bansos Covid-19 Bersumber dari APBD Padang Baru Pasti untuk 1 Bulan

Selain itu, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 164 orang, terdiri dari 23 dirawat, isolasi mandiri 27, negatif 27, kasus positif 35 dan meninggal dunia 7 orang. Selanjutnya orang dalam pemantauan (ODP) 687 di antaranya selesai pemantauan 579, karantina Pemko 8, 100 isolasi mandiri. Terkahir orang tanpa gejala (OTG) 293. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas
Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah