250 Pegawai Honorer Kota Padang Tidak Bisa Ikuti Seleksi PPPK Tahap 1 dan 2

Tenaga honorer Kementerian Agama Sumatra Barat (Kemenag) yang masuk PDM (Pemutakhiran Data Mandiri) sudah bisa membuat akun di SSCASN.

Ilustrasi. [foto: Kemenag Sumbar]

Langgam.id – Sebanyak 250 pegawai honorer di Kota Padang tidak dapat mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahap 1 dan 2. Hal ini disebabkan karena masa kerja mereka di bawah 2 tahun, sehingga tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Mairizon, aturan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menyatakan bahwa pegawai honorer dengan masa kerja kurang dari 2 tahun tidak diperbolehkan mengikuti seleksi PPPK.

“Sesuai aturan dari Kementerian PAN-RB, pegawai honorer yang bekerja di bawah 2 tahun memang tidak bisa mengikuti seleksi PPPK,” jelas Mairizon, dicuplik dari InfoPublik Padang, Minggu (2/2/2025).

Hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai tindak lanjut bagi 250 pegawai honorer tersebut. Pemerintah Kota (Pemkot) Padang masih menunggu kebijakan atau petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait status mereka.

“Saat ini, pemerintah pusat masih fokus pada pegawai honorer yang memiliki masa kerja di atas 2 tahun. Kita tunggu saja kebijakan selanjutnya bagi mereka yang belum memenuhi syarat,” tambah Mairizon.

Mairizon juga meminta agar 250 pegawai honorer yang belum memenuhi syarat tersebut tetap tenang dan terus bekerja seperti biasa. “Mudah-mudahan ada aturan baru dari pemerintah pusat yang bisa memberikan kepastian bagi mereka,” ujarnya.

Seleksi PPPK Kota Padang tahun 2025 menyediakan kuota sebanyak 4.899 orang. Tahap 1 telah dilaksanakan pada Desember 2024 dengan peserta sebanyak 2.933 orang. Sementara itu, tahap 2 dijadwalkan pada 16-17 Mei 2025 dan akan diikuti oleh 1.966 orang. (*/Yh)

Tag:

Baca Juga

Kepulangan jemaah haji 2026 kloter 3 Padang.
Istitaah Kesehatan Jemaah Haji Diperketat 2027, Punya Penyakit Kronis Tidak Diberangkatkan
Satpol PP Amankan 9 Pemandu Lagu saat Razia Hiburan Malam di Lubuk Alung
Satpol PP Amankan 9 Pemandu Lagu saat Razia Hiburan Malam di Lubuk Alung
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono menyebutkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas (lalin) menurun sepanjang tahun 2024. Kendati demikian, untuk jumlah korban dan kerugian justru
Diduga Rem Blong, Truk Bawa Alat Berat Masuk Parit di Silaiang Bawah
Pidana Adat untuk LGBT di Sumatera Barat: Polarisasi, Penegakkan Hukum, Pemurnian Moral?
Pidana Adat untuk LGBT di Sumatera Barat: Polarisasi, Penegakkan Hukum, Pemurnian Moral?
7 Jam Putus Akibat Longsor, Lalu Lintas di Lembah Anai Kembali Normal
7 Jam Putus Akibat Longsor, Lalu Lintas di Lembah Anai Kembali Normal
Dharmasraya Dipastikan Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Siap Terima Investasi Pendidikan Rp250 Miliar
Dharmasraya Dipastikan Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Siap Terima Investasi Pendidikan Rp250 Miliar