25 Petugas Haji Embarkasi Padang Resmi Dilantik

Langgam.id – Sebanyak 25 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang resmi dilantik di Asrama Haji Tabing, Kota Padang Jumat (17/4/2026). 

PPIH dilantik Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf secara daring, dari Asrama Haji Embarkasi Sukolilo Surabaya (Ahess).

Embarkasi Padang akan melayani 5.282 jemaah yang berasal dari Sumbar dan Bengkulu. Jemaah ini akan diterbang bersama maskapai Garuda Indonesia dalam 14 kelompok terbang (kloter).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumbar M Rifki  mengatakan, peran petugas haji amat penting. Petugas bertanggung jawab memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur.

“Petugas harus memastikan pelayanan administrasi, kesehatan, hingga konsumsi berjalan baik. Tujuannya agar jemaah dapat beribadah dengan nyaman,” katanya.

Rifki menegaskan, penyelenggaraan haji tahun ini memiliki makna penting, karena pertama kalinya, pengelolaan haji berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah.

Kata dia, perubahan tata kelola ini menjadi tantangan, sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan haji. Haji bukan hanya domain kementerian semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholder).

“Haji bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Diperlukan dukungan semua pihak agar seluruh rangkaian berjalan lancar,” ujarnya.

“Seluruh proses persiapan terus kita pacu hingga mencapai 100 persen. Masih ada beberapa titik yang dalam tahap finalisasi, namun kita optimis semuanya siap tepat waktu agar proses pemberangkatan hingga kepulangan nanti berjalan lancar,” ujarnya. 

Baca Juga

salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar