25 Nagari di Agam Bakal Pilwana Serentak, Ini Daftarnya

Kepala Bidang Pemerintahan Nagari, DPMN Agam, Zulkarnaini. (Foto: Istimewa)

Kepala Bidang Pemerintahan Nagari, DPMN Agam, Zulkarnaini. (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Tahun ini, sebanyak 25 nagari di Kabupaten Agam bakal menggelar pemilihan wali nagari serentak.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pemerintahan Nagari, DPMN Agam, Zulkarnaini. Menurutnya, puluhan nagari yang akan melaksanakan pilwana serentak tahun ini tersebar pada 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Agam.

Masing-masing, Nagari Tiku Selatan di Kecamatan Tanjungmutiara, Nagari Garagahan di Kecamatan Lubukbasung, Nagari Batu Kambing dan Sitalang di Kecamatan Ampek Nagari.

Kemudian, Nagari Parik Panjang, Matua Hilia, Tigo Balai dan Lawang di Kecamatan Matur, Nagari Koto Tuo dan Koto Panjang di Kecamatan IV Koto, Nagari Pakan Sinayan di Kecamatan Banuhampu, Nagari Batagak dan Sariak di Kecamatan Sungai Pua.

Seterusnya Nagari Lasi di Kecamatan Canduang, Nagari Tabek Panjang, Salo dan Koto Baru di Kecamatan Baso, Nagari Magek di Kecamatan Kamang Magek, Nagari Baringin, Sungai Pua dan Sipinang di Kecamatan Palembayan.

Lalu, Nagari Koto Rantang di Kecamatan Palupuah, Nagari Tanjung Sani dan Sungai Batang di Kecamatan Tanjungraya dan Nagari Panampuang di Kecamatan Ampek Angkek.

“Umumnya, nagari-nagari tersebut kini dijabat pelaksana tugas wali nagari yang ditunjuk. Baik dari kabupaten maupun kecamatan. Rata-rata masa jabatan wali nagari terpilih sudah habis pada 2019 lalu,” kata Zulkarnaini, Jumat (29/1/2021).

Pilwana sendiri diagendakan berlangsung September 2021 mendatang. Sistem pemilihan masih dengan menggunakan e-voting sebagaimana tahun-tahun sebelumnya sejak 2017 lalu.

“Maret 2021, kami sudah mulai melakukan berbagai persiapan, mulai dari membentuk panitia hingga input data pemilih, kesiapan peralatan e-voting dan pembentukan TPS,” terangnya.

Pelaksanaan pilwana serentak kali ini juga harus menerapkan protokol kesehatan. Ini sesuai dengan Permendagri nomor 72 tahun 2020 tentang e-voting mengingat kondisi masih pandemi covid-19. (*/ICA)

Baca Juga

Harimau Sumatra Masuk Kandang Jebakan BKSDA di Agam, Begini Kronologinya
Harimau Sumatra Masuk Kandang Jebakan BKSDA di Agam, Begini Kronologinya
Tim SAR berhasil menemukan seorang nenek bernama Syafrida (67)
Nenek yang Hilang di Hutan Agam Ditemukan Selamat, Tim SAR Sempat Terkendala Hujan dan Blank Spot
Seorang Nenek Dilaporkan Hilang di Kawasan Hutan Tabek Gadang Agam
Seorang Nenek Dilaporkan Hilang di Kawasan Hutan Tabek Gadang Agam
Kondisi Korban TPPO Asal Agam Mulai Membaik, Pulang dari Batam Masih Menunggu
Kondisi Korban TPPO Asal Agam Mulai Membaik, Pulang dari Batam Masih Menunggu
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Dipicu Batas Tanah Sawah, Wajah Pria di Lubuk Basung Robek Dibacok
Cerita Pilu Ayu Elsih Korban TPPO Agam Disiksa di Myanmar: Dimintai Tebusan Ratusan Juta, Diselamatkan Tentara!
Cerita Pilu Ayu Elsih Korban TPPO Agam Disiksa di Myanmar: Dimintai Tebusan Ratusan Juta, Diselamatkan Tentara!