25 Desainer Muda Sumbar Ikuti Kompetisi Batik Papa Fest 2024

25 Desainer Muda Sumbar Ikuti Kompetisi Batik Papa Fest 2024

Peragaan busana di Papa Festival 2024. (Foto: Kominfo)

Langgam.id– Sebanyak 25 desainer muda ternama se-Sumatera Barat tampilkan produk unggulan batiknya dalam The Modest Young Designer Competition Batik Kategori Umum pada ajang Padang Panjang Festival (Papa Fest) 2024 di Pameran Produk UMKM Kota Padang Panjang, Jumat (6/12/2024).

Lomba yang berlangsung di Gedung Serbaguna Spor Center tersebut berhasil memukau mata dewan juri dan masyarakat yang menyaksikan langsung hasil desain batik dari para desainer tersebut.

Lomba ini dinilai dewan juri yang terdiri dari Penjabat (Pj) Ketua TP-PKK Padang Panjang, Sri Hidayani Sonny, Zhio William, dan Relatusia yang juga desainer ternama Sumbar.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Jevie C. Eka Putra, menyampaikan, lomba batik ini guna mengembangkan budaya batik yang ada di Sumatera Barat terutama di Padang Panjang.

“Kita mengharapkan ajang ini mampu menjadi sarana penampilan kreasi para peserta lomba sekaligus memasyarakatkan dan mengembangkan seni budaya batik di Padang Panjang,” katanya dikutip dari Kominfo.

Selain itu Jevie juga menyampaikan, kompetisi batik ini diikuti tidak hanya dari Padang Panjang saja melainkan dari daerah di Sumbar. Mereka bersaing dan menampilkan hasil ide dan kreasi dari perpaduan batik yang telah mereka desain dan ditampilkan hari ini di hadapan dewan juri.

“Semoga dari lomba ini bisa menghasilkan desainer ternama, karena yang ikut kali ini adalah desainer muda Sumbar,” sampainya.

Sementara Sri Hidayani menyampaikan, seluruh karya dari desainer muda ini bagus-bagus, yang membuat dewan juri agak sulit memilih siapa yang menjadi juara.

“Dewan juri menilai mulai dari motif batik yang didesain, perpaduan warnanya, kerapian serta tampilan keseluruhan dari setiap produk yang ditampilkan,” sampainya.

Salah seorang peserta dari Padang Panjang, Atika Dwi Putri merasa sangat bersyukur bisa ikut kompetisi ini. Karena dengan kegiatan ini ia bisa mengembangkan bakat yang dimilikinya.

“Jujur sangat deg-degan ikut kegiatan ini, karena saya hanya membawa dua pasang hasil desain batik. Menang kalah itu bonus bagi saya. Yang jelas saya hari ini bisa ikut dan mampu bersaing dengan desainer muda lainnya,” kata Atika.

Tampak hadir Ketua Bhayangkari, Rifka Kartyana, Sekretaris PKK, Aisyah serta jajaran dan undangan lainnya. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Kisah Nayya, Atlet Payakumbuh yang Sapu Bersih 4 Emas Panahan Porprov Sumbar
Kisah Nayya, Atlet Payakumbuh yang Sapu Bersih 4 Emas Panahan Porprov Sumbar
SPSI Desak Pembentukan UMK Padang, Soroti Buruh Bergaji di Bawah Ketentuan
SPSI Desak Pembentukan UMK Padang, Soroti Buruh Bergaji di Bawah Ketentuan
Kota Payakumbuh Juara Umum Cabor Panahan di Porprov Sumbar, Sabet 10 Medali Emas
Kota Payakumbuh Juara Umum Cabor Panahan di Porprov Sumbar, Sabet 10 Medali Emas
Direktur Walhi Sumbar Tomy Adam mendesak Polda Sumbar bongkar pembengking tambang ilegal
Walhi Sumbar Temukan Dugaan Pembukaan Lahan di Hulu DAS Air Dingin Padang
Buruh Demo di Padang, Minta Perusahaan yang Langgar Hak Pekerja Ditindak
Buruh Demo di Padang, Minta Perusahaan yang Langgar Hak Pekerja Ditindak
Bencana Berulang di Sumbar, Walhi Soroti Gagalnya Tata Kelola SDA dan Mitigasi
Bencana Berulang di Sumbar, Walhi Soroti Gagalnya Tata Kelola SDA dan Mitigasi