2 Warga Positif Corona, ASN di Kecamatan Tarusan Pessel Bekerja di Rumah

Karyawan RSUD Kota Pariaman Positif Terinfeksi Virus Corona, kulit covid-19

Ilustrasi Virus Corona (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Seluruh Aparatur Sipil (ASN) Pemkab Pesisir Selatan yang berdomisili di Kecamatan Koto XI Tarusan, diperintahkan bekerja dari rumah. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus corona (covid-19) di daerah tersebut.

Aturan bekerja dari rumah itu sesuai dengan surat perintah Bupati Pessel Hendrajoni nomor 800/687/BKPSDM-2020 tentang Bekerja di Rumah bagi PNS yang berdomisili di Tarusan, mulai 1 April 2020-14 April 2020.

Perintah itu sebagai tindak lanjut dari Surat Sekretaris Daerah nomor 800/683/BKPSDM-2020 tentang Penyesuaian Jam Kerja ASN terkait Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Pemkab Pessel.

Kabag Humas Pemkab Pessel Rinaldi Dasar mengatakan perintah bekerja dari rumah itu lahir karena dua warga Pessel yang dinyatakan positif terpapar covid-19 itu berasal dari Kecamatan Koto XI Tarusan.

“Bekerja di rumah untuk menimalisir penyebaran virus. Tapi, Kecamatan Koto XI Tarusan belum ditetapkan sebagai zona merah covid-19,” katanya kepada wartawan, Sabtu (4/3/2020).

Baca juga : Pasien PDP Corona Asal Payakumbuh Meninggal Dunia di RSAM Bukittinggi

Meski belum ditetapkan sebagai zona merah, pemerintah kecamatan telah melakukan penyemprotan disinfektan sebagai antisipasi penyebaran di wilayah sekitarnya.

Kemudian, meminta warga untuk di dua nagari agar melakukan isolasi diri secara mandiri. Hal itu karena pasien dua nagari itu merupakan area domisili dan interaksi sosial dari pasien 02 yang positif corona dari Pessel.

Lebih dari itu, dari hasil analisis tim Gugus Tugas Covid-19 Pessel, pasien 02 tidak terinfeksi dari pasien 01. Namun karena interaksi dengan masyarakat sekitarnya.

Baca juga : Jumlah ODP Covid-19 di Sumbar Kembali Bertambah, Total 3.378 Orang

“Kami curigai ada 57 orang pernah kontak dengan yang bersangkutan. 8 orang diantara mereka telah diisolasi di Rusunawa Painan. Sisanya isolasi mandiri di rumah,” katanya. (*/ICA)

Baca Juga

Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Keluarga Minta Diusut Tuntas, Punggung Guru yang Meninggal di Mes Polisi Pesisir Selatan Memerah
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Kasus Guru PPPK Meninggal di Mes Polisi, Orang Tua Korban Beberkan Kejanggalan
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Guru PPPK Meninggal di Kamar Mes Polisi, Kasus Masih Diselidiki
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Pengusaha Dapur MBG di Pesisir Selatan Polisikan Yayasan dan Pemilik Lahan, Klaim Rugi Rp1 Miliar
Ilustrasi pocong. (Dok. AI)
Heboh Video “Pocong Begal” Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Ini Kata Polisi
Tim SAR evakuasi jasad bocah 10 tahun yang ditemukan meninggal. (Foto: Basarnas Padang)
Bocah 10 Tahun yang Hilang Terseret Arus Muara di Pisisir Selatan Ditemukan Meninggal