2 Kecamatan di Dharmasraya Dilanda Banjir, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

2 Kecamatan di Dharmasraya Dilanda Banjir, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Banjir di Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat (Foto: Dok. BPBD Dharmasraya)

Langgam.id – Tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar) sejak Kamis (19/12/2019) dini hari, mengakibatkan aliran Sungai Batang Piruko meluap dan merendam pemukiman warga serta lahan persawahan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya mencatat sebanyak dua kecamatan di daerah itu terdampak, terdiri dari Nagari Tebing Tinggi dan Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung serta Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung.

Kepala Pelaksana BPBD Dharmasraya, Eldison mengatakan, sebanyak 10 Kepala Keluarga (KK) yang berdomisili di dua kecamatan tersebut, rumah mereka terendam banjir setinggi satu meter.

Hingga saat ini, kata Eldison, tim gabungan masih berupaya mengevakuasi warga dengan mengunakan perahu karet.

“Untuk warga yang terdampak tidak begitu banyak, tapi yang paling terdampak itu persawahan. Diperkirakan ada puluhan hektar sawah terendam banjir, bahkan terancam gagal panen,” ujarnya saat dihubungi Langgam.id via telepon, Kamis (19/12/2019) siang.

Menurit Eldison, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut. Ia mengaku, pihaknya terus melakukan pendataan dan memperbarui data lengkap terkait wilayah yang terdampak.

“Untuk sekarang warga yang terdampak telah dievakuasi dan mengungsi di rumah-rumah saudara mereka yang tidak kena banjir. Sampai siang ini, banjir masih belum surut, masih mengenangi rumah warga dan persawahan,” katanya. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Wabup Dharmasraya Lantik 97 PNS, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Wabup Dharmasraya Lantik 97 PNS, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Sejumlah warga menyeberangi sungai Batang Anai mengunakan rakit. (Foto: Camat 2x11 Kayu Tanam)
Lansia Nyaris Hanyut, Pemda Siapkan Jembatan Darurat di Nagari Anduriang
Oktavinus Warga Nagari Manggu Tana mengumpulkan pasir yang menimbun sawah usai diterjang banjir bandan, Senin 30 Maret 2026. Abdul Latif
Saat Petani Solok Bertahan Hidup dari Sisa Bencana
Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Bencana Picu Inflasi Sumbar Melambung Tinggi
Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.
Pemerintah Bangun 750 Huntara untuk Korban Banjir Sumbar
Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus