15 Daerah di Sumbar Usul PSBB Dihentikan

PSBB di Sumbar

Ilustrasi PSBB (Foto: Pixabay)

Langgam.id – Sebanyak 15 kabupaten dan kota di Sumatra Barat (Sumbar) mengusulkan agar kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak diperpanjang. Daerah tersebut ingin menerapkan kenormalan baru atau dikenal dengan new normal, seperti Kota Bukittinggi.

Usulan itu disampaikan langsung kepada Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dalam rapat via video conference terkait persiapan penerapan kenormalan baru di Sumbar.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyebutkan, rapat kali baru berupa usulan rencana dari kabupaten dan kota. Sedangkan keputusan akan ditetapkan 7 Juni ketika PSBB tahap III berakhir.

“Jadi itu rencana setelah 7 Juni, tapi baru penyampaian, akan ditetapkan nanti karena masih ada kabupaten dan kota yang memiliki sejumlah pertimbangan,” ujarnya di Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (3/6/2020).

Sejumlah pertimbangan itu, kata Irwan, seperti melihat penambahan kasus positif Covid-19 di daerah tersebut dan juga berapa banyak pasien yang dinyatakan sembuh.

Saat ini, jelas Irwan, di Kota Bukittinggi sudah melaksanakan kenormalan baru (new normal). Jika disepakati, maka 15 daerah yang mengusulkan itu juga akan diterapkan, sehingga akan ada 16 dari 19 daerah di Sumbar yang akan menjalankan Kenormalan Baru.

Jika memang sepakat, tegas Irwan, maka Kenormalan Baru di 15 kabupaten dan kota itu akan diterapkan mulai 8 Juni 2020.

Berikut kabupaten dan kota yang mengusulkan agar PSBB dihentikan dan Kenormalan Baru diterapkan:

  1. Kota Solok
  2. Kota Padang Panjang
  3. Kota Sawahlunto
  4. Kota Pariaman
  5. Kota Payakumbuh
  6. Kabupaten Sijunjung
  7. Kabupaten Solok
  8. Kabupaten Dharmasraya
  9. Kabupaten Solok Selatan
  10. Kabupaten Pesisir Selatan
  11. Kabupaten Pasaman
  12. Kabupaten Pasaman Barat
  13. Kabupaten Agam
  14. Kabupaten Limapuluh Kota
  15. Kabupaten Tanah Datar

Sementara, 3 daerah lain yang meminta agar PSBB dilanjutkan, yaitu Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Tiga daerah itu ingin menambah (melanjutkan) PSBB, menambah waktu untuk persiapan New Normal, berapa lamanya, nanti akan diputuskan,” kata Irwan. (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Oktavinus Warga Nagari Manggu Tana mengumpulkan pasir yang menimbun sawah usai diterjang banjir bandan, Senin 30 Maret 2026. Abdul Latif
Saat Petani Solok Bertahan Hidup dari Sisa Bencana
Tim gabungan melakukan pencarian pria lansia yang hilang. (Foto: BPBD Limapuluh Kota).
Berangkat ke Ladang, Pria Lansia di Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang
Ketua DPD KSPSI Sumbar, Ruli Eka Putra. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Gelombang Protes Buruh Sumbar: Upah Dipotong, Anggaran BPJS Diduga Digelapkan Perusahaan
Sejumlah warga menyeberangi sungai Batang Anai mengunakan rakit. (Foto: Camat 2x11 Kayu Tanam)
Jembatan Darurat Rusak Lagi, Putus Akses 3 Nagari di Padang Pariaman hingga Menyeberang Pakai Rakit
Puluhan massa buruh menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (4/5/2026). Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id
Gubernur Sumbar Tak Muncul, Buruh Ancam Gelombang Demo Besar!
Berita Pessel - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seorang tukang ojek ditangkap diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur
Paman di Tanah Datar Cabuli dan Perkosa Keponakan: Tangan Diikat, Mulut Dibekap