133 Kasus Sembuh Bertambah, 16 Kelurahan di Padang Sudah Bebas Covid-19

Corona Kota Padang

Ilustrasi Covid-19 di Padang. (Syafii/Langgam.id)

Langgam.id Sebanyak 16 kelurahan di Kota Padang sudah bebas dari covid-19. Hal ini dikarenakan adanya pasien yang sembuh atau meninggal, sehingga tidak ada lagi kasus konfirmasi covid-19.

Berdasarkan data di website Dinas Kesehatan Kota Padang, dinkes.padang.go.id, 16 kelurahan yang sudah bebas dari covid-19 yaitu Koto Pulai, Cengkeh, Tanjung Aur, Baringin, Tarantang, Olo, Cupak Tangah, dan Seberang Palinggam.

Kemudian, Ranah Parak Rumbio, Teluk Bayur, Belakang Pondok, Air Manis, Bukit Gado-gado, Bungus Selatan, Teluk Kabung Utara dan Teluk Kabung Selatan.

Sementara itu, pada hari ini, Kamis (3/6/2021), terdapat tambahan 133 kasus sembuh di Kota Padang. Dengan begitu, total pasien yang sembuh di Kota Padang hingga saat ini capai 19.327 kasus. Sementara itu, total kasus meninggal dunia 359 orang.

Selanjutnya, pada Kamis (3/6/2021) terdapat 45 kasus baru sehingga total ada 20.371 kasus konfirmasi positif covid-19 di Kota Padang. Penambahan 45 kasus baru tersebut berasal dari Kelurahan Andalas 3 kasus, Kubu Dalam Parak Karakah (2), Ganting Parak Gadang (2), Sawahan Timur (1), Gunung Pangilun (2), dan Alai Parak Kopi (10).

Kemudian, Ulak Karang Selatan (1), Air Tawar Timur (1), Ulak Karang Utara (1), Batang Kabung Ganting (2), Pasir Nan Tigo (1), Balai Gadang (6), Batipuh Panjang (2), Parupuk Tabing (2), Lubuk Minturun (1), Korong Gadang (1), Pasar Ambacang (2), Tanjung Saba Pitameh (2), Parak Laweh (1), dan Surau Gadang (2).

Sebelumnya, untuk menekan angka kasus positif covid-19, tim gabungan Pemko Padang gencar melakukan operasi yustisi. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) berjalan baik.

Kepala Satpol PP Kota Padang Alfiadi menegaskan bahwa operasi yustisi ini dilaksanakan setiap hari, baik siang  maupun malam bersama personel TNI, dan Polri. Hal ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di Kota Padang.

Alfiadi menambahkan, kegiatan ini digelar di ruang publik dan pengendara yang melintas di lokasi operasi yustisi digelar. Kemudian tim juga mengimbau kepada para pemilik toko untuk menyiapkan sarana dan prokes. Seperti tempat cuci tangan beserta sabunnya, alat pengecek suhu dan lain sebagainya.

Alfiadi mengharapkan, dengan adanya kegiatan operasi yustisi yang dilakukan setiap hari di Kota Padang bersama tim gabungan ini, masyarakat harus lebih peduli lagi terhadap peraturan yang dibuat pemerintah mengenai prokes. (*/yki)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre