13 September dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat

13 September dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat

Hari Ini dalam Catatan Sejarah. (Ilustrasi: Syafii/Langgam.id)

DataLanggam - Sejumlah literatur mencatat tanggal 13 September dalam sejarah Sumatra Barat. Pada tanggal tersebut, setidaknya terjadi tiga peristiwa di Sumbar pada masa lalu. Berikut catatan sejarah itu:

13 September 1956
Bung Hatta Resmikan Unand
.
Bukittinggi - Wakil Presiden Mohammad Hatta meresmikan pembukaan Universitas Andalas (Unand) di Bukittinggi. Saat berdiri pertama kali, Unand terdiri dari lima fakultas yang telah berdiri sendiri-sendiir sebelumnya. Yakni, Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (17 Agustus 1951), Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) di Batu Sangkar (23 Oktober 1954), Perguruan Tinggi Negeri Pertanian di Payakumbuh (30 November 1954) serta Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Pengetahuan Alam di Bukittinggi (7 September 1955). Pada 1958, untuk pertama kalinya Unand menghasilkan alumni dengan lulusnya Mr. Rudito Rachmad sebagai Sarjana Hukum pertama.
.
Sumber: unand.ac.id

13 September 1961
Kolonel Dahlan Djambek Wafat Ditembak OPR
.
Palupuh - Kolonel Dahlan Djambek yang bergabung dengan Gerakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) wafat ketika disergap Organisasi Perlawanan Rakyat (OPR) yang menyamar di Palupuh, Agam. Kelompok bersenjata yang dibina oleh Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI) ini disinyalir banyak disusupi anggota PKI. Dahlan Djambek sendiri adalah komandan militer yang sangat dihormati di Sumatra Barat. Putra Ulama Besar Syekh Djamil Djambek itu memimpin perjuangan melawan Belanda selama perang kemerdekaan 1945-1949 di Sumbar.
.
Sumber:
- Audrey Kahin dalam "Dari Pemberontakan ke Integrasi: Sumatra Barat dan Politik Indonesia, 1926-1998" (2005) hlm 357

13 September 2007
Gempa Sumbar di Hari Pertama Puasa
.
Mentawai - Gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 berpusat di Kepulauan Mentawai, pada koordinat 2.526° Lintang Selatan dan 100.963° Bujur Timur. Sekitar 188 km dari Padang, pada kedalaman 10 km. Gempa yang terjadi pada puasa pertama
1 Ramadhan 1428 ini merupakan gempa kembar dengan gempa 7.9 sehari sebelumnya yang berpusat dekat Bengkulu. Kedua gempa ini merusak bangunan di Bengkulu dan Sumbar, mengakibatkan korban jiwa 25 orang dan lainnya luka-luka.
.
Sumber: Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam "Katalog Gempa Signifikan dan Merusak 1821-2018" (2018) hlm 111

Baca Juga

Robohnya Batu Bata Sejarah
Robohnya Batu Bata Sejarah
29 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
29 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
27 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
27 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
26 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
26 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
25 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
25 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
23 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
23 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat