114 Peserta Tidak Hadir Dalam Ujian SKD CPNS Pemko Padang

Langgam - WFH Padang

Balai Kota Padang. [Dok. Pemko Padang]

Langgam.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang baru saja selesai menyelegarakan Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungannya. Ujian ini digelar pada 15-26 September 2021.

Dalam ujian Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) terdapat 114 peserta yang tidak hadir. Sedangkan untuk jumlah pendaftar CPNS berjumlah 1.885 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Arfian menyebut peserta yang tidak hadir, tidak memberi keterangan sama sekali.

“Kami tidak mengetahui alasan peserta tidak hadir, mereka tidak ada memberi kabar,”jelasnya saat dihubungi langgam.id, Senin (27/9/2021).

Ia menambahkan, dalam ujian kali ini, Pemko Padang juga mengelar ujian khusus untuk peserta yang terkonfimasi Covid-19 secara terpisah.

“Tanggal 26 kemarin, kami juga sudah selesai menyelegarakan SKD untuk peserta yang covid. Jumlah mereka ada 5 orang, lokasi di CAT kami adakan,” katanya.

Sedangkan untuk formasi pelamar, dia menyebut semua formasi yang dibuka Pemko Padang semua terisi oleh pelamar. “Formasi yang kami buka, semua terisi,”sebutnya.

Lebih lanjut, dia menyenbut dalam penyelegaraan CPNS kali ini Pemko Padang tidak menemukan kendala berati. Karena ujian CPNS diawasi langsung oleh BKN.

Baca Juga

Viral Video Diduga Asusila, Kabiro PBJ Pemprov Sumbar Mundur
Viral Video Diduga Asusila, Kabiro PBJ Pemprov Sumbar Mundur
Longsor di kawasan tambang Silokek, Kabupaten Sijunjung, Minggu (23/8/2026).
Longsor di Kawasan Tambang Silokek, 4 Korban Luka-Luka
Longsor di kawasan tambang Silokek, Kabupaten Sijunjung, Minggu (23/8/2026).
Breaking News! Longsor di Kawasan Bekas Tambang SilokekĀ 
Perjalanan Ulya Jadi Utusan Paskibraka Asal Sumbar
Perjalanan Ulya Jadi Utusan Paskibraka Asal Sumbar
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga