10 Keluarga Tidak Mampu Bakal Berbuka dan Sahur di Rumah Wako Padang

Pemko kembali menggelar napak tilas memperingati gugurnya pahlawan nasional asal Kota Padang, Bagindo Aziz Chan pada Kamis (18/7/2024).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Afriadi. (foto: Pemko Padang)

Langgam.idRamadan tahun ini, Pemko Padang punya program baru, yaitu Semalam di Palanta. Rencananya, akan ada 10 keluarga tidak mampu bermalam di Rumah Dinas Wali Kota Padang.

Program Semalam di Palanta ini merupakan pengganti kegiatan Singgah Sahur yang dilaksanakan pada Ramadan sebelumnya. Program Semalam di Palanta, selain bermalam, 10 keluarga tidak mampu akan berbuka dan sahur bersama Wali Kota Padang.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Afriadi mengatakan, 10 keluarga tidak mampu tersebut merupakan usulan dari seluruh camat.

Baca juga: Pemko Padang Siapkan Nuansa Baru di Ramadan Tahun Ini

Kemudian terangnya, Dinas Sosial, Baznas dan Bagian Pemerintahan melakukan survei ke rumah keluarga yang diusulkan. Survei itu juga diikuti oleh Babinsa, Babinkamtibmas dan lainnya.

“Setelah kita survei, sebanyak 15 keluarga di 10 kecamatan masuk ke dalam bidikan kita. Namun akhirnya setelah dikerucutkan menjadi 10 keluarga saja,” ujar Afriadi, Selasa (13/4/2021).

Afriadi mengungkapkan, terdapat sejumlah kriteria dalam menetapkan keluarga tidak mampu yang akan bermalam di Rumah Dinas Wali Kota.

Baca juga: Selama Ramadan, Pemko Padang Ajak Warga Menginap Semalam di Rumah Dinas Wako

Diantaranya ungkap Afriadi, keluarga miskin, tidak memiliki rumah sendiri, atau memiliki tanah sendiri dan tidak bermasalah. Nantinya rumah akan dibangun di atas tanah tersebut.

“Jika tanah tersebut ada sertifikatnya, tentu akan memudahkan kita untuk membangun rumah di atasnya. Paling tidak, keluarga tersebut memiliki surat keterangan kepemilikan atau keterangan dari orang tua,” sebut Afriadi.

Ia menambahkan, bahwa saat ini Pemko Padang tengah memilih 10 keluarga dari 15 keluarga yang diusulkan untuk bedah rumah. Nama-nama keluarga tersebut sudah berada di meja Wali Kota Padang. (*/yki)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre