10 Hari, Labor Unand Periksa 280 Sampel Pasien Corona di Sumbar

Kepala Labor Unand

Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Andani Eka Putra memperlihatkan alat dalam pemeriksaan spesimen corona (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang, telah memeriksa sebanyak 280 sampel pasien yang mengarah terpapar virus corona (covid-19).

Angka itu terhitung sejak Kementerian Kesehatan menyetujui Unand sebagai pemeriksaan spesimen virus corona. Unand sendiri mulai melakukan uji sampel pasien terpapar corona sejak Selasa (24/3/2020).

Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand, Andani Eka Putra mengatakan pihaknya terus menargetkan pemeriksaan spesimen bisa dilakukan secepatnya. Biasanya, waktu yang dibutuhkan memeriksa 25 sampel sekitar 5 jam.

“Terakhir-terakhir kami sudah mulai mendekati angka 100 pemeriksaan perhari. Karena terus terang saya katakan, kami akan mulai secara bertahap,” ujar Andani saat jumpa pers online bersama wartawan yang diadakan IJTI Sumbar, Kamis (2/4/2020) malam.

Andani mengungkapkan hingga kini dalam pemeriksaan pihaknya didampingi 24 staf. Namun, beberapa staf masih butuh bimbingan dalam pemeriksaan spesimen.

“Jadi semua staf saya bukan semuanya dari awal expert, tidak. Expert itu di depan dulu, kerja di depan sambil mengajari yang di bawahnya,” katanya.

Ia menyebutkan dalam proses pengerjaan pemeriksaan saat pandemi corona ini, tidak bisa diselesaikan dalam satu bulan. Makanya, pihaknya perlu melatih tenaga yang berkompeten.

“Kami berlapis. Ada tenaga senior mendampingi junior, tahapan kami begitu. Kemudian kerja itu berpasangan, nah di atas itu ada supervisor mengawasi semua pekerjaan yang terjadi. Jadi jam berapa keluarnya, jam berapa masuknya, berapa sampelnya semua supervisor yang tahu,” bebernya.

Selanjutnya, juga terdapat validator sebagai validasi hasil. Dan terakhir, terdapat orang yang memverifikasi pemeriksaan spesimen apakah dinyatakan positif atau negatif.

“Saya yang melakukan verifikasi. Kami punya kewenangan per hari yang bekerja mengatur sistem itu berjalan dengan baik. Semua kami lakukan dalam suatu sistem, jadi jangan bayangkan pekerjaan labolatorium itu kerja begitu-begitu saja, tidak,” tuturnya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Riset Dosen UNAND Temukan Gambir dan Buah Mangrove Berpotensi Jadi Pakan Ternak Ramah Lingkungan
Riset Dosen UNAND Temukan Gambir dan Buah Mangrove Berpotensi Jadi Pakan Ternak Ramah Lingkungan
Peneliti UNAND Kembangkan Pakan Fungsional Berbasis Bahan Lokal untuk Hasilkan Daging dan Susu Premium
Peneliti UNAND Kembangkan Pakan Fungsional Berbasis Bahan Lokal untuk Hasilkan Daging dan Susu Premium
foto: ig @stefanolilipaly
Stefano Lilipaly Sadang di Balando, Mulai Latihan Basamo Semen Padang Pakan Ko
Pedagang bendera mulai bertebaran di ruas jalan Kota Padang menyambut HUT RI ke-81.
Cerita Pedagang Bendera Musiman Masih Bertahan Mengejar Cuan
Viral Tambang Ilegal Galugua, BEM Unand: Kejahatan Lingkungan Terorganisir
Viral Tambang Ilegal Galugua, BEM Unand: Kejahatan Lingkungan Terorganisir
Hallo Ketua, Salah Benar bukan Urusan Saya: Tol
Hallo Ketua, Salah Benar bukan Urusan Saya: Tol