Langgam.id — Sebanyak 10 atlet asal Kota Padang akan memperkuat kontingen Sumatera Barat pada Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026 di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), 13-18 Oktober 2026 mendatang.
Dukungan dan motivasi diberikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat menerima audiensi orang tua para atlet penyandang disabilitas di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (17/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Fadly menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk memberikan dukungan kepada para atlet yang akan membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat pada ajang olahraga tingkat nasional tersebut.
“Pemko Padang mendukung anak-anak kita yang akan berjuang membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat di ajang Pesonas. Dukungan ini merupakan komitmen Pemko Padang dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi atlet penyandang disabilitas untuk berkembang dan berprestasi,” ujar Fadly.
Ia juga memberikan motivasi agar seluruh atlet tampil dengan penuh semangat dan percaya diri. Menurutnya, keikutsertaan dalam Pesonas bukan hanya tentang mengejar medali, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan kemampuan serta membuktikan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berprestasi.
“Bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri. Raih prestasi terbaik dan harumkan nama Kota Padang serta Sumatera Barat di tingkat nasional,” pesan Fadly.
Audiensi tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Padang Iskandar, Asisten Administrasi Umum Setdako Padang Corri Saidan, Kepala Dispora Kota Padang Eka Putra Buhari, Ketua DWP Kota Padang Ny. Nova Raju Minropa, serta para orang tua atlet.
Anggota DPRD Kota Padang, Iskandar, menyampaikan bahwa kontingen Sumatera Barat dijadwalkan membawa 27 atlet pada Pesonas II 2026. Dari jumlah tersebut, 10 atlet merupakan putra-putri asal Kota Padang yang sebelumnya berhasil meraih medali emas pada ajang Pekan Special Olympics Daerah (PeSODa) Sumbar 2024.
Ia menjelaskan, Pesonas merupakan ajang kompetisi bagi penyandang disabilitas intelektual yang diselenggarakan oleh Special Olympics Indonesia (SOIna). Kejuaraan tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam pengembangan dan pembinaan atlet disabilitas intelektual di Indonesia.
“Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pesonas terdiri dari atletik, bulutangkis, tenis meja, sepak bola, renang, bola basket, serta bocce, futsal, senam ritmik, bola tangan, hingga bola voli, dan tari daerah,” jelas Iskandar.
Selain kompetisi olahraga, Pesonas II 2026 juga dirangkai dengan berbagai kegiatan lainnya, di antaranya Kongres Nasional Keluarga dan Pemuda SOIna, pelatihan kepemimpinan atlet, jaringan dukungan keluarga, seni budaya, serta gerakan revolusi inklusi.
Menurut Iskandar, keikutsertaan para atlet tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat inklusivitas dalam dunia olahraga. Para atlet diberikan kesempatan untuk mengembangkan bakat, membangun kepercayaan diri, sekaligus menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional.
Sementara itu, bagi Kota Padang, keberangkatan 10 atlet tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Mereka diharapkan mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik bagi Sumatera Barat.
Pemko Padang pun memastikan dukungan terhadap para atlet akan terus diberikan, termasuk melalui motivasi kepada atlet dan keluarga agar mereka dapat mempersiapkan diri dengan optimal menghadapi pertandingan di Kota Kupang.
Pesonas II 2026 sendiri juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet-atlet terbaik Indonesia menuju Special Olympics World Games di Santiago, Chile, pada 2027. Karena itu, kesempatan bagi 10 atlet asal Padang untuk tampil di tingkat nasional diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk melangkah ke ajang internasional. (HER)






