1 Tersingkir, 8 Nama Ditetapkan Jadi Calon Rektor Unand

1 Tersingkir, 8 Nama Ditetapkan Jadi Calon Rektor Unand

Dari kiri, Ketua Senat Unand Werry Darta Taifur, Ketua Panitia Pemilihan Rektor Eva Decroli, dan Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor Erizal Mukhtar, menggelar konferensi pers penetapan calon rektor Unand. Foto: Hery Sikumbang

Langgam.id – Panitia Seleksi Pemilihan Rektor Universitas Andalas (Unand) periode 2019 -2023 akhirnya menetapkan delapan nama yang akan bersaing dalam pemilihan rektor Unand dari sembilan nama yang mendaftar.

Ketua Senat Unand Werry Darta Taifur mengatakan setelah melalui proses penjaringan bakal calon (balon) yang dilakukan sampai 25 April lalu, sebanyak sembilan nama mengajukan diri dan mendaftar sebagai balon rektor.

“Akhirnya, sesuai dengan peraturan dengan persyaratan yang ada dan kelengkapan berkas calon, maka ditetapkan lah delapan orang menjadi calon rektor Unand periode 2019 – 2023,” katanya, Selasa (30/4/2019).

Menurutnya, sesuai peraturan dalam proses seleksi administrasi calon rektor Unand, mensyaratkan terpenuhinya 13 syarat dan 17 dokumen yang harus dilampirkan.

Nah, dari sembilan nama yang mendaftar, imbuh Werry, satu nama tidak terpenuhi seluruh kelengkapan persyaratan sebagai calon, sehingga secara otomatis gugur. Maka panitia pun menetapkan delapan nama yang akan bersaing memperebutkan kursi rektor perguruan tinggi tertua di luar Pulau Jawa itu.

Satu nama yang tidak lolos tersebut, yakni Najmuddin M Rasul dari Fakultas Hukum (FH). Salah satu syarat maju sebagai calon rektor yakni pengalaman menjabat paling singkat 2 (dua) tahun minimal sebagai ketua jurusan atau sebutan lain yang setara atau pejabat eselon II a di lingkungan pemerintahan, tidak dimilikinya.

Najmuddin hanya pernah menjabat sebagai ketua jurusan di PTS selama empat bulan, dan jabatan Asisten Rektor 1993 – 1997 yang tidak ada dalam OTK (organisasi dan tata kerja).

“Karena Asisten Rektor bukan pengambil kebijakan, jadi tidak terpenuhi syarat ini,” kata Werry.

Adapun, delapan nama yang resmi ditetapkan sebagai calon rektor Unand periode 2019 – 2023 itu, sesuai abjad adalah, Defriman Djafri yang kini menjabat Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unand.

Kemudian, Mantan Dekan Fakultas Teknik Hairul Abrar, Dosen Fakultas Ekonomi (FE) Unand yang juga Ekonom di Kementerian Keuangan Hafrizal Handra, dan Dosen Fakultas Teknik (FT) Henmaidi.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) Munzir Busniah, Rektor ISI Padang Panjang yang juga pernah menjabat WR I dan WR III Unand Novesar Jamarun, Rektor Unand periode 2015 – 2019 Tafdil Husni, serta Mantan Dekan Fakultas Hukum Yuliandri.

Eva Decroli, Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unand mengatakan delapan calon tersebut merupakan putra terbaik Unand dan akan mengikuti seleksi berikutnya pada 14 Mei 2019.

“Seleksi nanti, dari delapan calon akan disaring lagi, menjadi hanya tiga orang saja untuk diajukan ke Kemenristekdikti, dan dari tiga nama itu dipilih lagi satu orang oleh senat dan Kemenristekdikti untuk menjadi rektor Unand,” katanya.

Ia mengatakan dalam proses pemilihan nanti, dilakukan dengan mekanisme voting oleh 76 orang anggota senat pemilik suara.

Namun, sebelum itu, masing – masing calon akan menyampaikan visi misinya di hadapan senat, perwakilan kementerian, tenaga pendidik, dan mahasiswa. Kemudian dilakukan tanya jawab untuk penajaman visi misi dalam memimpin Unand.

"Harapan kami, akan mendapatkan rektor terpilih yang memang tepat untuk memimpin Unand ke depan, yang bisa membawa Unand menjadi lebih baik lagi," katanya.

 

Baca Juga

Bertemu Direktur HK, Andre Rosiade: Tol Padang-Sicincin Masih Terganjal Pembebasan Lahan
Bertemu Direktur HK, Andre Rosiade: Tol Padang-Sicincin Masih Terganjal Pembebasan Lahan
Sekda Kota Padang, Andree Algamar. [Foto: Dok. Pemko Padang]
Andre Algamar Dilantik Jadi Pj Wali Kota Padang Besok
Geruduk Klinik Athena di Padang, Mahasiswa Minta Polisi Penjarakan dr Richard Lee
Geruduk Klinik Athena di Padang, Mahasiswa Minta Polisi Penjarakan dr Richard Lee
Universitas Andalas (Unand) akan menerima mahasiswa baru untuk Program Doktor Ilmu Akuntansi (PDIA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)
Unand Buka Program Doktor Ilmu Akuntasi, Tahun Ini Terima Mahasiswa Baru
Buntut Rekayasa Pencurian, Mahasiswa Geruduk Klinik Athena Milik dr Richard Lee di Padang
Buntut Rekayasa Pencurian, Mahasiswa Geruduk Klinik Athena Milik dr Richard Lee di Padang
Mengembangkan UMKM Sagun Bakar: Inovasi Pengolahan Ubi Jalar oleh Fateta Unand dan KWT Lurah Saiyo
Mengembangkan UMKM Sagun Bakar: Inovasi Pengolahan Ubi Jalar oleh Fateta Unand dan KWT Lurah Saiyo