1.607 Warga Padang Cerai 2019, Selingkuh di Medsos Mendominasi

Kasus perceraian di kota Padang disebabkan selingkuh di medsos, aborsi mahasiswa

Ilustrasi cerai. (Pixabay)

Langgam.id – Sebanyak 1.607 warga Kota Padang mengajukan perceraian selama tahun 2019. Dari jumlah tersebut, sekitar 75 persen di antaranya perkara gugatan yang diajukan istri.

Panitera Pengadilan Agama (PA) Padang, Aprizal, menyebutkan bahwa sepanjang 2019 lalu, perkara gugatan perceraian paling banyak masuk ke PA Padang pada bulan Januari dengan 211 perkara. Kemudian disusul perkara masuk pada bulan Juni sebanyak 206 perkara.

“Sedangkan perkara gugatan paling sedikit yang diterima terjadi pada Desember dengan jumlah 16 perkara,” katanya di Padang, Selasa (7/1/2020).

PA Padang telah memutus sebanyak 1.765 perkara selama 2019. Jumlah itu lebih banyak ketimbang perkara yang masuk di tahun bersamaan. Sebab perkara yang diputus juga digabung dengan tunggakan perkara yang masuk pada 2018.

“Untuk gugatan perceraian ini, pada penutup 2019 masih ada 36 perkara lagi yang belum diputus. Itu akan diproses lebih lanjut di tahun ini. Jumlah perkara putus di akhir 2020 ini juga termasuk tunggakan 2019 itu nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Hakim PA Padang, Dasril, penyebab perceraian karena selingkuh di media sosial (medsos) mencapai angka 35 persen dari seluruh perkara masuk di 2019.

Menurutnya, terkuaknya selingkuh di medsos menjadi tren tersendiri penyebab cerai 2019. Selain itu, ketidakmatangan bersikap saat menghadapi fakta perselingkungan membuat perceraian menjadi tidak terelakkan.

“Misalnya, suami atau istri mengecek medsos pasangannya. Lalu ketahuan selingkuh, kemudian bercerai. Adanya pihak ketiga di hubungan suami-istri, serta sikap yang belum matang menghadapi masalah yang ada, membuat keputusan bercerai itu yang diambil,” katanya. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre