Zonasi Terkini Covid-19 Sumbar: Padang Pariaman Kembali Zona Merah, 11 Daerah Oranye

Zonasi Terkini Covid-19 Sumbar: Padang Pariaman Kembali Zona Merah, 11 Daerah Oranye

Ilustrasi peta Covid-19 Sumbar. (Ilustrasi: Syafii/Langgam.id)

Langgam.id – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi merilis zonasi terkini risiko penyebaran Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar). Dalam rilis tersebut, Kabupaten Padang Pariaman kembali masuk zona merah (risiko penyebaran tinggi).

Menurut Juru Bicara Satgas Jasman Rizal, zonasi tersebut berlaku pada 27 Juni sampai dengan 3 Juli 2021. Penetapan zonasi, menurutnya, berdasar hasil perhitungan 15 indikator data pandemi.

Selain Kabupaten Padang Pariaman yang masuk zona merah, sebanyak 11 kabupaten dan kota masuk kategori zona oranye (risiko sedang) penyebaran Covid-19. Sedangkan yang masuk kategori zona kuning (risiko rendah) sebanyak tujuh daerah.

Sementara, belum ada daerah di Sumbar yang kembali ke zona hijau (tanpa kasus positif). Berikut pembagian zonasi sebagaimana termuat di situs resmi Pemprov Sumbar:
.
Zona Merah – Risiko Tinggi (Skor 0 – 1,8)
1. Kabupaten Padang Pariaman (skor 1,73)

Zona Oranye – Risiko Sedang (Skor 1,81 – 2,40)
1. Kota Solok (skor 2,37)
2. Kota Padang (skor 2,34)
3. Kabupaten Tanah Datar (skor 2,33)
4. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,32)
5. Kota Sawahlunto (skor 2,28)
6. Kabupaten Solok (skor 2,24)
7. Kota Bukittinggi (skor 2,24)
8. Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,23)
9. Kabupaten Agam (skor 2,09)
10. Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,04)
11. Kabupaten Pasaman Barat (skor 1,85)

Zona Kuning – Risiko Rendah (Skor 2,41 – 3,0)
1. Kota Pariaman (skor 2,67)
2. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,58)
3. Kabupaten Pasaman (skor 2,56)
4. Kota Payakumbuh (skor 2,51)
5. Kabupaten Sijunjung (skor 2,46)
6. Kota Padang Panjang (skor 2,41)
7. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,41)

“Kita harapkan Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Pasaman Barat lebih meningkatkan berbagai upaya yang dianggap penting dan perlu dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di daerahnya,” tulis Jasman.

Baca Juga

TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda