Zona Oranye Covid-19 Sumbar Bertambah Menjadi 11 Daerah

Kasus Covid lima besar, peta zonasi

Ilustrasi Peta Covid-19 di Sumbar (Foto: Langgam.id)

Langgam.id – Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) masih menjadi zona oranye atau memiliki risiko sedang penyebaran covid-19. Pada pekan ke-56 pandemi, 11 kabupaten dan kota di Sumbar berstatus zona oranye.

“Pada minggu ke-56 pandemi covid-19 di Sumbar, terdapat  11 daerah kabupaten dan kota di Sumbar yang berada pada zona oranye,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal, Minggu (4/4/2021).

Jumlah zona oranye itu meningkat dibanding pekan sebelumnya. Pada pekan ke-55 pandemi, terdapat sembilan kabupaten dan kota yang menjadi zona oranye.

“Kota Pariaman minggu sebelumnya mempunyai skor terbaik di zona kuning, secara mengejutkan saat ini masuk ke zonasi oranye,” ujar Jasman.

Bertambahnya jumlah zona oranye itu juga membuat jumlah zona kuning menjadi berkurang. Pekan ini, terdapat delapan daerah di Sumbar yang menjadi zona kuning salah satunya Pasaman Barat.

“Kabupaten Pasaman barat menjadi yang terbaik minggu ini dengan skor tertinggi 2,59. Mencatatkan skor terbaik dalam penanganan covid-19,” kata dia.

Berikut daftar kabupaten dan kota di Sumbar yang menjadi zona oranye:

1. Kota Sawahlunto (skor 2,39)
2. Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,39)
3. Kota Pariaman (skor 2,38)
4. Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,35)
5. Kota Solok (skor 2,33)
6. Kabupaten Pasaman (skor 2,31)
7. Kabupaten Tanah Data (skor 2,29)
8. Kabupaten 50 Kota (skor 2,20)
9. Kabupaten Agam (skor 2,20)
10. Kabupaten Sijunjuang (skor 2,09)
11. Kabupaten Solok (skor 2,04)

Zona kuning:

1. Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,59)
2. Kota Payokumbuah (skor 2,54)
3. Kota Bukittinggi (skor 2,50)
4. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,49)
5. Kota Padang Panjang (skor 2,45)
6. Kota Padang (skor 2,44)
7. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,41)
8. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,41). (*ABW)

 

Baca Juga

Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar