Zona Merah Covid-19 Sumbar Berkurang, Oranye Bertambah dan Kuning Tetap

perda kemendagri, Relawan Covid-19 payakumbuh

Ilustrasi - masker pelindung dari virus corona (Foto: iira116/pixabay.com)

Langgam.id – Zona risiko Covid-19 Sumatra Barat kembali berubah dalam rilis terbaru Pemerintah Provinsi Sumatra Barat pada Minggu (18/10/2020) malam. Bila pada Sabtu (17/10/2020) zona merah masih tiga kabupaten dan kota, pada Minggu jumlahnya berkurang satu, jadi dua.
.
Baca Juga: Total Kasus Covid-19 Sumbar 10.680, Berikut Sebaran Data dan Zona Terkini

Juru Bicara Gugus Tugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal pada Minggu melansir, dua daerah masuk zona merah. Kota dan kabupaten yang masuk zona risiko tinggi penyebaran Covid-19 itu adalah Padang dan Kabupaten Padang Pariaman. Kota Padang sudah masuk zona merah sebelumnya, sementara Padang Pariaman baru masuk pada Minggu.

Dua daerah yang pada Sabtu masuk zona merah yakni Kota Sawahlunto dan Kota Pariaman sudah masuk zona oranye atau risiko sedang. Dengan demikian, zona merah berkurang menjadi dua daerah, zona oranye bertambah dari 14 jadi 15 kabupaten/kota.

Sedangkan, Kabupaten Limapuluh Kota yang sebelumnya masuk zona kuning atau risiko rendah masuk ke zona oranye. Kabupaten Solok Selatan yang sebelumnya berada di zona oranye masuk ke zona kuning. Jumlah zona kuning tetap dua daerah.

Berikut sebaran zona risiko Covid-19 Sumbar berdasar data Minggu (18/10/2020) sebagaimana dirilis situs resmi Pemprov Sumbar:
.
Zona Merah (Zona Resiko Tinggi, 2 Daerah)
1. Kota Padang
2. Kabupaten Padang Pariaman

Zona Oranye (Zona Resiko Sedang, 15 daerah)
1. Kota Bukittinggi
2. Kota Padang Panjang
3. Kota Payakumbuh
4. Kota Solok
5. Kota Sawahlunto
6. Kota Pariaman
7. Kabupaten Pasaman
8. Kabupaten Agam
9. Kabupaten LimApuluh Kota
10. Kabupaten Solok
11. Kabupaten Tanah Datar
12. Kabupaten Sijunjung
13. Kabupaten Pesisir Selatan
14. Kabupaten Pasaman Barat
15. Kabupaten Dharmasraya

Zona Kuning (Zona Resiko Rendah, 2 daerah)
1. Kabupaten Kepulauan Mentawai
2. Kabupaten Solok Selatan

“Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir,” kata Jasman. (*/SS)

Baca Juga

Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Walhi Sumbar memberikan rapor merah kepada mantan Kapolda Sumbar sebelumnya, Irjen Pol. Gatot lantaran tidak tegas memberantas tambang ilegal
Walhi Beri Eks Kapolda Gatot Rapor Merah: Tambang Ilegal di Sumbar Kian Subur
Dijadwalkan Hari Ini, Sertijab Kapolda Sumbar Mendadak Ditunda
Dijadwalkan Hari Ini, Sertijab Kapolda Sumbar Mendadak Ditunda
Kapolda Sumbar, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta
Kenaikan Harta Kekayaan Kapolda Sumbar Gatot, Mahasiswa Minta KPK-PPATK Turun Tangan
Antrean Panjang Kendaraan Pengisi Solar  di SPBU Ampang, Capai 500 Meter
Antrean Panjang Kendaraan Pengisi Solar di SPBU Ampang, Capai 500 Meter