Waspadai Susulan, BMKG Catat Sudah 62 Gempa Terjadi di Pasaman Barat

Gempang bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (12/12/2024) pukul 13.36 WIB.

Ilustrasi. [foto: canva.com]

Berita Pasaman Barat – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat total 62 kali gempa mengguncang Pasaman Barat dalam waktu dua hari.

Langgam.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) RI Padang Panjang mencatat total sudah sekitar 62 kali gempa mengguncang Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat (Sumbar) dalam waktu dua hari. Ke depan diperkirakan masih akan terjadi gempa susulan.

Total 62 gempa terjadi sejak Jumat (25/2/2022) pagi hingga Sabtu (26/2/2022) pukul 15.00 WIB. Sebanyak lima gempa diantaranya dapat dirasakan getarannya. Sementara kebanyakan merupakan gempa kecil peluruhan dari episentrum gempa.

Diketahui, dua diantaranya merupakan gempa darat berurutan di sekitar wilayah Pasaman menggetarkan wilayah Sumatra Barat dan sekitarnya pada Jumat (25/2/2022) pagi.

Gempa pertama berkekuatan Magnitudo 5,2 terjadi pada pukul 8.35 WIB, dan gempa kedua dengan kekuatan Magnitudo 6,2 terjadi pada pukul 8.39 WIB.

Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Rahmat Triyono mengatakan, pihaknya menurunkan tim ke lapangan. Tujuannya, untuk memberi sosialisasi mencegah hoaks di tengah masyarakat.

Kemudian mengecek tanah, dan memperkirakan tentang kemungkinan gempa susulan.

“Harapannya setelah dari lapangan kita sudah punya informasi berapa hari gempa susulan akan berakhir, tentunya dari data dua hari ini belum bisa menyimpulkan gempa susulan dengan baik dan akurat,” katanya, Sabtu (26/2/2022).

Ia menambahkan, tim di lapangan akan mencari tahu sampai kapan peluruhan kekuatan gempa bakal terjadi.

Kemudian kapan gempa ini berakhir, sehingga masyarakat bisa tenang dan kembali beraktivitas seperti biasa. Saat ini belum bisa diketahui sampai kapan diperkirakan peluruhan gempa.

“Selama masih ada gempa susulan masyarakat hindari bangunan terlebih dahulu, gempa susulan masih berpotensi terjadi, sekarang sudah 50 gempa terjadi,” katanya.

Pihaknya juga berharap tidak ada lagi gempa susulan yang berkekuatan besar. Sebab peluruhan gempa terus terjadi.

Gempa kali ini terangnya, sangat berbeda dengan gempa Lombok yang gempa susulannya bisa ratusan kali dalam satu jam. Sementara yang di Pasaman Barat frekuensi gempanya lebih kecil.

Baca juga: Kata Ahli Geologi Soal Gempa Magnitudo 6,2 di Pasaman Barat

Ia mengungkapkan, gempa kecil ini bisa saja mentriger segmentasi patahan lainnya, sehingga gempa bisa terjadi lagi. Episentrum gempa saat ini masih terpusat di lokasi sekarang, dan belum menyebar ke lokasi lain.

—

Dapatkan update berita Pasaman Barat – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Polda Sumbar memperlihatkan barang bukti saat penggerebekan kampung narkoba di Polda Sumbar.
Polda Gerebek Kampung Narkoba di Padang, DPRD: Ini Tamparan Keras
Hadapi Semen Padang Fc, PSMS Medan Targetkan Tiga Poin
Hadapi Semen Padang Fc, PSMS Medan Targetkan Tiga Poin
TIM SAR mengevakuasi wisatawan terjatu dari puncak air terjun robo di Harau, Payakumbuh.
Korban Terjatuh di Air Terjun Robo Ditemukan Meninggal 
Asap Karhutla, Kasus ISPA di Kota Padang Meningkat Tajam 
Asap Karhutla, Kasus ISPA di Kota Padang Meningkat Tajam 
Sepekan Pascabanjir Pessel, Lebih 500 Rumah di Rahul Tapan Krisis Air Bersih
Sepekan Pascabanjir Pessel, Lebih 500 Rumah di Rahul Tapan Krisis Air Bersih
Polda Sumbar Tangkap 21 Orang di Padang dalam Kasus Narkoba 
Polda Sumbar Tangkap 21 Orang di Padang dalam Kasus Narkoba