Warga Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Warung Kosong Ampek Angkek Agam

Penemuan mayat seorang pria di Ampek Angkek, Kabupaten Agam. (Foto: Istimewa)

Penemuan mayat seorang pria di Ampek Angkek, Kabupaten Agam. (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Warga Jorong Koto Hilalang, Nagari Lambah, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di sebuah warung kosong.

Mayat yang identitasnya belum diketahui itu sudah mengeluarkan bau busuk dan diperkirakan telah meninggal lebih dari tiga hari. Jasadnya ditemukan warga pada hari Minggu (31/1/2021).

Kapolsek IV Angkat Canduang, AKP Purwanta menyebut, kali pertama mayat ditemukan oleh warga pekerja bengkel bernama Apri (20). Jasad didapati dalam posisi terlentang mengenakan kaos biru lengan pendek tanpa celana.

“Kondisi jasad sudah mengeluarkan bau tidak sedap dan dikerumuni lalat. Diperkirakan mayat telah meninggal lebih dari tiga hari,” kata Kapolsek, Senin (1/2/2021).

Saksi Apri menemukan mayat itu ketika hendak menghidupkan lampu bengkel tempat ia bekerja. Kebetulan perangkat perantara aliran arus listrik bengkel itu bersumber dari warung depan lokasi dimana mayat ditemukan.

Saat berada di dekat warung tersebut, saksi langsung mencium bau busuk dan lantas menelusuri sumber bau. Sesampainya persis di depan warung, ia melihat mayat manusia yang telah dikerumuni lalat.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke juragan pemilik bengkel yang lantas diteruskan ke polisi. Usai mendapat laporan lanjut Kapolsek, pihaknya langsung turun bersama tim inafis Polres Bukittinggi untuk keperluan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Hasil olah TKP tidak ditemukan identitas apapun. Kondisi jasad juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” jelasnya.

Saat ini, mayat tersebut sudah berada di RSAM Bukittinggi untuk divisum. Pihaknya belum bisa berspekulasi terkait penyebab kematian mayat dan sementara ini masih mengumpulkan keterangan saksi. (*/ICA)

 

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun