Wali Kota Padang Sampaikan Ranperda Disabilitas Pada DPRD

Wali Kota Padang Sampaikan Ranperda Disabilitas Pada DPRD

Penyampaian Ranperda Disabilitas dalam rapat paripurna DPRD Padang. [Humas]

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Wali Kota Padang Sampaikan Perubahan Ranperda Disabilitas Pada DPRD.

Langgam.id – Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas pada DPRD setempat dalam rapat paripurna, Senin (14/3/2022).

Rapat paripurna berlangsung di ruang sidang utama dipimpin Ketua DPRD Padang Syafrial Kani. Hadir pada kesempatan itu Dandim 0312/Padang Letkol Inf Jadi serta stakeholder terkait lainnya.

Sebelumnya, Kota Padang telah memiliki aturan tentang hak disabilitas. Aturan itu dituangkan dalam Perda Kota Padang Nomor 3 Tahun 2015.

Namun, Perda itu dinillai perlu disesuaikan kembali dengan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, pihaknya menginginkan penyandang disabilitas mendapat hak yang sama dari pemerintah dan masyarakat.

Selain Ranperda Disabilitas, Hendri Septa juga menyampaikan dua Ranperda lain. Ranperda itu yakni Ranperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Perubahan Atas Perda Kota Padang No. 8 Tahun 2012 tentang Pengawasan, Pengendalian dan Pelarangan Minuman Beralkohol (Minol).

“Tiga Ranperda ini sesuai dengan permintaan dan harapan kita dari jajaran Pemko Padang. Ada beberapa Ranperda yang perlu kita perbaharui atau dievaluasi ulang saat ini,” kata Hendri.

Perubahan juga dilatari adanya nomenklatur baru seperti Undang-undang (UU) Cipta Kerja. Sehingga, lanjutnya, perlu penyelarasan aturan agar penerapannya lebih efektif ke depan.

Terkait Ranperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, menurutnya sangat penting sebagaimana diatur dalam Pasal 28H Ayat 1 UUD 1945. Undang-undang menegaskan setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan bathin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan sehat.

“Perda Kota Padang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup perlu disesuaikan kembali. Perubahannya antara lain terhadap kriteria usaha atau kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan hidup, sosial, ekonomi dan budaya,” tuturnya.

Kemudian jenis kegiatan usaha, pelaksanaaan uji kelayakan serta proses pelibatan masyarakat yang terkena dampak. Selain itu sertifikasi dan kriteria kompetensi penyusunan amdal, pengintegrasian antara perizinan lingkungan dan pengelolaan limbah B3 serta tim penilai.

Baca juga: 4 Ranperda Dibahas di Luar Propemperda 2022

Wako Hendri Septa berharap Ranperda yang diusulkan dapat segera dibahas oleh DPRD Kota Padang bersama akademisi, tokoh masyarakat dan pihak terkait lainnya. Sehingga, lanjutnya, dapat ditetapkan sebagai Perda yang akomodatif dalam menyelesaikan persoalan disabilitas di Kota Padang.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Dua Hari Dicari, Pelajar SMP Tenggelam di Batang Arau Padang Belum Ditemukan
Dua Hari Dicari, Pelajar SMP Tenggelam di Batang Arau Padang Belum Ditemukan
Presiden Prabowo saat pidato dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, Jumat (14/8)
Presiden Prabowo Perintahkan Panglima dan Kapolri Usut Tambang Ilegal di Daerah
Kondisi perlintasan rel Kereta Api di Jalan Adinegoro, Lubuk Buaya, Kota Padang. (Langgam.id/ Ghaffar Ramli)
Bahas Kerusakan Jalan Perlintasan Rel di Lubuk Buaya, Dinas PUPR Padang: Kewenangan Balai KAI!
Kronologi Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Batang Arau Padang, Hari Ini Masih Dicari
Kronologi Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Batang Arau Padang, Hari Ini Masih Dicari
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat, hingga saat ini ada 32 titik panas atau hotspot tersebar di Sumbar.
Kapal TB Simponi Terbakar di Perairan Padang, 1 Orang Meninggal
Sempat Terlihat Berkabut Pagi Hari, DLH Klaim Kualitas Udara Padang Masih Baik
Sempat Terlihat Berkabut Pagi Hari, DLH Klaim Kualitas Udara Padang Masih Baik