Langgam.id — Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan pentingnya penguasaan bahasa asing bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di era globalisasi.
Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional dan adaptif. Ia menilai, investasi terhadap manusia harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.
“Investasi terhadap SDM sama pentingnya dengan investasi infrastruktur. Paling utama adalah manusianya, mulai dari pelatihan, kemampuan manajerial, hingga penguatan kebersamaan pegawai,” ujar Fadly saat memberikan arahan di Balai Kota Padang, Selasa (7/4/2026).
Secara khusus, Fadly mendorong agar ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang memiliki kemampuan bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Kemampuan ini dinilai penting untuk menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin modern, terbuka, dan terhubung dengan dunia internasional.
Ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), agar memastikan program peningkatan kompetensi bahasa asing berjalan secara konsisten. Termasuk di dalamnya pelatihan intensif serta persiapan tes kemampuan bahasa seperti TOEFL.
“ASN yang memiliki kemampuan bahasa Inggris harus terus kita latih. BKPSDM perlu memastikan program training berjalan, termasuk TOEFL, agar kemampuan mereka terukur dan terus meningkat,” tegasnya.
Langkah ini dinilai sebagai strategi penting dalam memperkuat daya saing birokrasi Kota Padang. Dengan ASN yang memiliki kompetensi global, pelayanan publik diharapkan menjadi lebih responsif, komunikatif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Kebijakan ini juga sejalan dengan visi pembangunan Kota Padang melalui program unggulan “Padang Amanah”, yang menitikberatkan pada terwujudnya pemerintahan yang profesional, adaptif, dan semakin dipercaya masyarakat.






