Usulkan New Normal, 3 Daerah di Sumbar Ingin Lepas dari PSBB

Hasil Survei FISIP Unand, 42,6 % Perantau Sumbar Tetap Berencana Mudik

Ilustrasi PSBB (Langgam.id)

Langgam.id – Tiga daerah di Sumatra Barat (Sumbar) ingin keluar dari kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ketiga daerah tersebut memiliki kesempatan untuk menerapkan new normal.

Usulan itu lahir ketika Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menggelar rapat terbatas persiapan jelang berakhirnya PSBB dengan bupati dan wali kota se Sumbar melalui video conference, Selasa (25/05/2020).

Tiga daerah yang ingin keluar dari PSBB itu adalah Kota Bukittingi, Padang Panjang, dan Kabupaten Pesisir Selatan. Daerah tersebut dianggap memenuhi persyaratan. Sebab, sudah dua minggu tidak ada lagi kasus positif di daerah itu. Kemudian sebagian besar yang positif juga telah sembuh.

“Jadi baru mengusulkan, keputusannya belum, sebagian besar mereka sudah memenuhis persyaratan,” kata Irwan di Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (26/5/2020).

Untuk persyaratan lain, kata gubernur, akan dibantu Pemprov Sumbar. Seperti sistem kesehatan dan sebagainya. Daerah yang mengusulkan ini akan presentasi pada tanggal 28 Mei tentang kebijakan apa yang dilakukan nantinya setelah PSBB.

“Bagus atau tidak, cocok atau tidak. Jangan sampai hanya siap-siap saja tapi tidak siap, masih ada waktu 3 hari ke depan untuk persiapan sebelum diputuskan,” katanya.

Sementara, sebagian besar daerah lainnya ingin memperpanjang PSBB sebanyak 2 minggu ke depan. Mereka kebanyakan ikut keputusan provinsi karena PSBB merupakan tingkat provinsi.

Hingga saat ini, pemerintah Sumbar telah menerapkan dua tahap PSBB yang akan berakhir tanggal 29 Mei mendatang. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Gubernur Ramaikan CFD
Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Gubernur Ramaikan CFD
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Walhi Sumbar memberikan rapor merah kepada mantan Kapolda Sumbar sebelumnya, Irjen Pol. Gatot lantaran tidak tegas memberantas tambang ilegal
Walhi Beri Eks Kapolda Gatot Rapor Merah: Tambang Ilegal di Sumbar Kian Subur
Dijadwalkan Hari Ini, Sertijab Kapolda Sumbar Mendadak Ditunda
Dijadwalkan Hari Ini, Sertijab Kapolda Sumbar Mendadak Ditunda
Kapolda Sumbar, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta
Kenaikan Harta Kekayaan Kapolda Sumbar Gatot, Mahasiswa Minta KPK-PPATK Turun Tangan