Langgam.id — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat kembali diperbarui. Berdasarkan pemantauan harga TBS harian Dinas Perkebunan Kabupaten Pasaman Barat, harga tertinggi tercatat mencapai Rp3.942,33 per kilogram.
Sementara itu, harga TBS terendah berada di angka Rp3.210 per kilogram.
Data tersebut merupakan update harga TBS untuk Minggu, 30 Agustus 2026, yang dipublikasikan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.
Dalam data tersebut, harga tertinggi Rp3.942,33 per kilogram merupakan harga dari total keseluruhan harga yang dipantau pada sejumlah perusahaan kelapa sawit di Pasaman Barat.
Sedangkan harga terendah tercatat Rp3.210 per kilogram. Dengan demikian, terdapat selisih Rp732,33 per kilogram antara harga TBS tertinggi dan terendah.
Selain harga TBS, pemerintah daerah juga mencatat harga brondolan sawit sebesar Rp3.800 per kilogram. Harga tersebut tercatat pada PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM).
Sejumlah perusahaan yang masuk dalam pemantauan harga TBS harian tersebut antara lain PT Pasaman Marama Sejahtera (PMS), PT Bakrie Pasaman Plantation (BPP), PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM), PT Bina Tani Nusantara (BTN), PT Agrowiratama, PTPN IV Regional IV, PT Gersindo, PT Sari Buah Sawit (SBS), PT Sawita Pasaman Jaya (SPJ), PT Agro Wira Ligatsa (AWL), PT Andalas Agro Industri (AAI), PT Gunung Sawit Abadi (GSA), PT Laras Internusa (LIN), PT Berkat Sawit Sejahtera (BSS), serta PT Usaha Sawit Mandiri (USM).
Perbedaan harga terjadi berdasarkan perusahaan dan kategori kemitraan, baik mitra plasma, mitra swadaya maupun nonmitra.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat secara berkala memantau dan memperbarui harga TBS sebagai informasi bagi petani dan pelaku usaha perkebunan kelapa sawit di daerah tersebut.
Dengan harga tertinggi yang berada di kisaran Rp3.942 per kilogram, perkembangan harga TBS menjadi salah satu indikator penting bagi pendapatan petani sawit di Pasaman Barat. (HER)



