Update Banjir Padang Pariaman: 15 Nagari di Tujuh Kecamatan Terdampak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD melaporkan 15 nagari di tujuh kecamatan di Kabupaten  Padang Pariaman kembali terendam banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD melaporkan 15 nagari di tujuh kecamatan di Kabupaten  Padang Pariaman kembali terendam banjir

LANGGAM.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD melaporkan 15 nagari di tujuh kecamatan di Kabupaten  Padang Pariaman kembali terendam banjir usai hujan dengan intensitas tinggi, Senin (24/11/2025).

Bencana tersebut dipicu akibat debit air sungai yang meluap hingga pemukiman warga. Data BPBD Kabupaten Padang Pariaman hingga Senin sore tercatat, 3.076 unit rumah terendam banjir, dengan total warga terdampak mencapai 3.076 KK / 9.228 Jiwa.

“Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir setinggi 30 – 150 cm di beberapa wilayah Kabupaten Padang Pariaman,” ujar Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, Senin malam.

Daerah terdampak banjir yaitu,  Nagari Lubuk Alung, Sikabu Lubuk Alung Kecamatan Lubuk Alung, lalu Nagari Kasang, Nagari Katapiang

, Nagari Sungai Buluah Barat di Kecamatan Batang Anai. Kemudian Nagari Sintuak, Nagari Toboh Gadang Selatan di Kecamatan Sintuak Toboh Gadang

Banjir juga menerjang Kecamatan Ulakan Tapakih, tepatnya di Nagari Kampung Galapuang Ulakan, Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan, Nagari Ulakan, Nagari Sulayat Ulakan, Nagari Sandi Ulakan, Nagari Sei Gimba Ulakan, Nagari Tapakih.

Selanjutnya, di Nagari Sicincin, Nagari Lubuak Pandan Kecamatan 2 x 11 Anam Lingkung. Lalu Nagari Pakandangan Kecamatan Lingkung. Nagari Sunua Tengah, Nagari Padang Bintuangan, Nagari Pauah Kamba Kecamatan Nan Sabaris, serta Nagari Campago Kecamatan V Koto.

Ilham menambahkan, banjir juga menyebabkan sejumlah fasilitas publik rusak, seperti  jembatan Kampuang Guci – Kampuang Tanjuang Nagari Kasang dan jembatan Pilubang menuju batang sariak Nagari Katapiang. Kemudian irigasi/bendungan di Lubuak Sekoci Ladang Laweh Nagari Sicincin, Saluran Irigasi Saranggagak, Saluran irigasi lubang biduak Nagari Lubuak Pandan.

Banjir tersebut disebabkan oleh empat sungai yang meluap akibat hujan deras, yaitu, Sungai Batang Anai, Batang Ulakan, Batang Lubuak dan Batang Kamumuan.

“BPBD Kabupaten Padang Pariaman telah melakukan evakuasi terhadap korban dampak bencana. Kemudian menyiapkan lokasi pengungsian serta dapur umum untuk masyarakat terdampak,” katanya. (fx)

Baca Juga

Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Segini Harga Cabai di Pasar Raya Usai Jalur Solok-Padang Terganggu Akibat Galodo
Segini Harga Cabai di Pasar Raya Usai Jalur Solok-Padang Terganggu Akibat Galodo
Banjir Bandang Solok, Wabup: 2 Orang Hilang dan 4 Luka
Banjir Bandang Solok, Wabup: 2 Orang Hilang dan 4 Luka
Siapa Aktor di Balik Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat?
Siapa Aktor di Balik Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat?