UNP Buka 2 Prodi Baru di FPP, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner dan Desain Fashion

UNP Buka 2 Prodi Baru di FPP, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner dan Desain Fashion

Rektor UNP Prof. Ganefri menyerahkan SK pembukaan 2 prodi baru kepada Dekan FPP Prof. Dr. Asmar Yulastri. (Foto: Dok. Humas)

Langgam.id – Universitas Negeri Padang (UNP) membuka dua program studi (prodi) baru di Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP), yaitu S1 Pendidikan Vokasional Seni Kuliner dan S1 Pendidikan Vokasional Desain Fashion.

Penerimaan mahasiswa baru untuk kedua prodi ini akan dimulai pada semester Juli-Desember 2024 ini melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Dekan FPP UNP Prof. Dr. Asmar Yulastri, M.Pd mengatakan pembukaan dua prodi baru ini didasari oleh beberapa faktor, di antaranya tingginya permintaan pasar kerja di era Revolusi Industri 4.0 dan perubahan gaya hidup masyarakat, seperti meningkatnya jumlah hotel, kafe, dan industri makanan, membuka peluang kerja yang besar di sektor kuliner dan fashion.

“Selain itu, juga perkembangan gaya hidup masyarakat dalam fashion juga mendorong kebutuhan tenaga kerja di industri fashion yang terus berkembang,” katanya, dikutip Minggu (31/3/2024).

Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., mengatakan bahwa UNP telah melakukan kajian matang sebelum membuka dua prodi baru ini.

“Pembukaan dua prodi ini merupakan langkah UNP untuk merespon kebutuhan pasar kerja dan mengikuti perkembangan gaya hidup masyarakat,” ujar Ganefri.

Dengan dibukanya dua prodi baru ini, UNP kini memiliki 141 prodi, menjadikannya sebagai salah satu kampus dengan jumlah prodi terbanyak di Sumatera. Sebelumnya, UNP juga telah membuka Prodi S1 Kedokteran Hewan dan Profesi Dokter Hewan di Fakultas Kedokteran (FK) UNP Kampus Bukittinggi. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Sejumlah warga Nagari Anduriang menyeberang sungai mengunakan rakit sederhana. (Foto: Ghaffar Ramdi/Langgam.id)
Ketika Rakit Darurat Jadi Jembatan Harapan Warga Anduriang Padang Pariaman
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang: Tragedi Tambang Ilegal yang Menelan Korban Jiwa di Sijunjung Bukan Musibah Alam
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan